TELADAN MENCINTAI HUKUM

13 Jul 2017

Yesaya 61:8-9

 Sebab Aku, Tuhan, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu. Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati Tuhan.

 

Seorang bapak begitu mencintai anaknya. Tiap hari si bapak begitu perhatian kepada anaknya dan mendidiknya dengan budi pekerti yang baik. Tetapi orang-orang sekitarnya begitu merasakan besarnya cinta sang ayah karena dia selalu berjuang pagi hingga malam demi anaknya, demi kecukupan keluarganya. Dari pengorbanan kerja keras sang ayah, tersirat cintanya kepada keluarga.

 

Sobat Teruna, bila kita meneliti kata “mencintai” di perikop hari ini, kita belajar sisi lain pribadi Tuhan. Dia tidak sekedar membuat atau memberikan hukum, lebih dari itu, Tuhan mencintai hukum. Makna kata mencintai ini menjadi pesan untuk kita hari ini. Mencintai menjadi nyata bila ada pengorbanan disitu, ada komitmen, ada disiplin dan ada kasih.

 

Hari ini kita belajar bagaimana Tuhan mencintai hukum dan membenci kejahatan. Dia mengikat komitmen dengan umat-Nya. Bila kita taat maka diberi berkat dan begitu juga sebaliknya. Mari kita sekarang memahami hukum bukan hanya untuk ditaati, tapi juga untuk dicintai. Disaat kita mencintai hukum, maka kita mau berkorban demi tegaknya hukum. Contohnya, kita berkorban untuk ke gereja walau hujan atau berkomitmen saat teduh tiap hari walau lelah dan mengantuk. Selain itu, kita menjaga diri kita dari pergaulan yang buruk. Semua ini sebagai tanda cinta kita kepada hukum dan Sang Pemberi Hukum.

 

Sobat Teruna, mari taati semua perintah Tuhan dengan penuh sukacita dan kasih. Seperti Tuhan mencintai hukum, kita pun harus mencintai hukum Tuhan. Ingat, tidak mungkin mencintai Tuhan tanpa mencintai hukum-Nya.

 

Berdoalah agar Firman Tuhan hari ini menjadi rhema dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan Yesus, ajar aku untuk mencintai-Mu dan mencintai hukum-Mu. Ubah aku menjadi orang yang takut dan taat kepada-Mu.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon