PERBUATAN CURANG

Amsal 20:10,23

10 Dua macam batu timbangan, dua macam takaran,kedua-duanya adalah kekejian bagi Tuhan.

23 Dua macam batu timbangan adalah kekejian bagi Tuhan,dan neraca serong itu tidak baik.

Ketika membaca ayat Alkitab hari ini, mungkin tidak sedikit dari kita yang langsung menghubungkan dengan kecurangan pedagang di pasar pada saat menimbang atau kecurangan yang dilakukan oleh petugas pom bensin yang tidak memberikan ukuran bensin sesuai dengan yang dibayarkan. Kecurangan dalam berbisnis sudah lumrah dipraktekkan, dengan alasan untuk mengambil keuntungan sedikit di tengah situasi ekonomi yang kurang baik. Tetapi Tuhan tidak menyetujuinya, malah membenci tindakan seperti ini.

Lalu apakah yang kita dapat pelajari dari ayat Alkitab ini saat kita masih belum bekerja bahkan ketika menjadi pebisnis? Tentu saja ada, sobat Teruna. Mari kita belajar tentang perbuatan curang di ranah pendidikan. Banyak sekali perbuatan curang siswa Indonesia ketika mengenyam pendidikan seperti, plagiarism (menyontek karya orang lain tanpa menyebutkan asalnya), tidak melaporkan hasil karya ilmiah sesuai dengan percobaan di laboratorium IPA (fisika, kimia, atau biologi), mengerjakan PR di sekolah sebelum dikumpulkan, menyontek / memberi sontekan kepada teman saat ulangan, mengabsenkan teman yang tidak masuk kelas, dan masih banyak cara curang kreatif lainnya. Setiap bentuk kecurangan tadi menguntungkan hanya untuk sementara tidak disukai Tuhan kita. Cepat atau lambat kecurangan akan diketahui bahwa merugikan pelakunya (bnd. Amsal 10:9).

Mari belajar menjadi anak-anak jujur seperti yang diinginkan Tuhan Yesus, jauhilah perbuatan kecurangan dan bahkan nasihatilah teman-teman di sekitar kita yang masih melakukan perbuatan kecurangan. Tuhan Yesus memberkati kita.

Berdoalah agar Firman Tuhan hari ini menjadi rhema dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus yang baik, aku belajar untuk tidak berbuat curang dalam setiap langkah hidupku sebagai siswa.