BUANGLAH DUSTA

7 Aug 2017

 

Efesus 4:20-25

20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 21  Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. 25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia arti kata dusta adalah berkata tidak benar atau sama dengan bohong. Berarti bila kita mengatakan hal yang tidak sebenarnya, baik itu melebih-lebihkan atau mengurangi makna yang disampaikan apalagi untuk menjelek-jelekkan orang lain dapat dikatakan bahwa kita telah berdusta atau berbohong.

 

Pembacaan Alkitab pada hari ini kembali mengingatkan kita bahwa kita yang telah belajar mengenal Kristus lewat pemberitaan Firman Tuhan yang telah kita dengar, seharusnya membuat kita menanggalkan manusia lama dengan sifat-sifat yang menyesatkan dan membawa kita kepada kebinasaan, termasuk dusta didalamnya. Belajar untuk mengenal Kristus berarti roh dan pikiran kita mau diperbaharui. Tidak hanya itu saja, kita pun mengenakan manusia baru dengan sifat-sifat yang seturut dengan kehendak Allah. Selama kita masih hidup di dunia, memang ada hal-hal yang membuat kita sepertinya mustahil untuk tidak kembali dalam kehidupan lama. Seperti saat kita sedang kesal terhadap orang lain, kecenderungan untuk menjelek-jelekkan orang lain terkadang muncul, bahkan perkataan yang tidak benar atau berdusta keluar dari mulut kita untuk menjatuhkan nama baik orang tersebut. Rasanya sulit sekali untuk tidak melakukannya.

 

Sobat Teruna perlu kita ingat, ketika kita telah mengenakan manusia baru, dengan sifat-sifat yang berasal dari Allah, sangat penting untuk hidup kita melekat pada Pokok Anggur yang benar, yaitu Tuhan Yesus Kristus. Dengan melekat kepada-Nya akan menjaga kemurnian hidup kita agar tidak kembali pada sifat-sifat lama yang sangat berlawanan dengan kehendak Tuhan.

 

Berdoalah agar Firman Tuhan hari ini menjadi rhema dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Jangan biarkan mulutku berkata dusta lagi ya Allah dan aku mau hidup melekat kepada-Mu.

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon