HIDUP CUKUP MEMBUAT KITA SETIA PADA TUHAN

9 Aug 2017

 

 

 

Amsal 30:7-9

Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mudan berkata: Siapa Tuhan itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri,dan mencemarkan nama Allahku.

 

Di pasar itu seorang ibu sedang marah-marah dengan seorang pedagang buah, karena kemarin dia merasa dicurangi oleh pedagang buah itu. Ibu itu memilih buah jeruk yang hendak dibelinya dalam kondisi yang bagus semua, namun sesampainya di rumah ternyata ada beberapa buah yang sudah tidak layak untuk dimakan. Rupanya pada saat ditimbang, ibu itu lengah dan pedagang tersebut telah menukarnya dengan yang tidak laku dijual karena jelek. Tetapi ia tidak mau mengakuinya, karena ingin mendapatkan keuntungan banyak pedagang itu sampai berbuat curang dan berbohong.

 

Dalam nats Alkitab hari ini, penulis Amsal ini memohon kepada Tuhan untuk menjauhkan dirinya dari sifat curang dan bohong. Kebutuhan manusia yang terus bertambah terkadang membuat beberapa orang menghalalkan segala cara untuk memenuhinya. Namun hal demikian tidak dapat dibenarkan untuk dilakukan. Seperti kisah di atas bahwa agar tidak mengalami kerugian, pedagang buah tersebut melakukan kecurangan dan menutupinya juga dengan kebohongan saat ketahuan. Sudah menjadi resiko dalam suatu usaha mengalami kerugian, karena tidak selamanya harus mendapatkan keuntungan. Selalu mengucap syukur itu yang menjadi kunci untuk tidak melakukan suatu kecurangan ataupun kebohongan. Setiap berkat yang kita terima dan menikmatinya dengan rasa syukur juga membuat kita tidak perlu sombong bila mempunyai harta yang berlimpah, atau berkecil hati apabila sedang dalam keadaan kekurangan, sehingga melakukan tindakan mencuri untuk mencukupinya.

 

Apa pun yang sobat Teruna miliki saat ini, bersyukurlah! Jangan kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakan segala keinginan kita dalam doa dan permohonan kita kepada Allah (Filipi 4:6). Dengan hati yang selalu penuh ucapan syukur membuat kita tetap percaya akan pemeliharaan Tuhan atas hidup kita.

 

Berdoalah agar Firman Tuhan hari ini menjadi rhema dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Terima kasih ya Tuhan atas segala hal yang telah Engkau beri dalam kehidupanku.

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon