SAMA-SAMA CIPTAAN TUHAN

9 Sep 2017

 

Ulangan 20:19-20

19 Apabila dalam memerangi suatu kota, engkau lama mengepungnya untuk direbut, maka tidak boleh engkau merusakkan pohon-pohon sekelilingnya dengan mengayunkan kapak kepadanya; buahnya boleh kaumakan, tetapi batangnya janganlah kautebang; sebab, pohon yang di padang itu bukan manusia, jadi tidak patut ikut kaukepung. 20 Hanya pohon-pohon, yang engkau tahu tidak menghasilkan makanan, boleh kaurusakkan dan kautebang untuk mendirikan pagar pengepungan terhadap kota yang berperang melawan engkau, sampai kota itu jatuh.”

 

Kecil menjadi kawan, besar menjadi lawan. Itulah air. Dalam jumlah kecil, air adalah teman karena bisa dikendalikan. Namun dalam jumlah besar dan di luar kemampuan kontrol manusia, air bisa menjadi bencana dan itu seperti musuh bagi manusia. Padahal bila diselidiki, seringkali air hadir dalam jumlah besar dan tak terkendali oleh karena ulah manusia. Misalnya menebang hutan sembarangan menyebabkan bencana tanah longsor atau banjir.

 

Sobat Teruna, bacaan alkitab ini merupakan bagian dari “hukum perang” Israel. Dalam hukum perang, Israel meyakini bahwa Allah adalah pahlawan perang yang berpihak pada Israel, yang selalu menyertai dalam peperangan. Selaku umat yang taat pada Allah, Israel wajib melindungi sumber-sumber daya alam pada waktu perang. Mereka tidak boleh menghancurkan tanaman meski dalam kondisi perang karena dari sumber daya alam inilah (tumbuhan), dihasilkan bahan makanan; apel, aprikot, ara dan zaitun.

 

Allah menginginkan Israel menjaga alam agar alam mendukung kelangsungan hidup manusia. Namun di sisi lain, Allah pun menginginkan alam tetap lestari dan hidup, karena baik Israel maupun sumber daya alam adalah sama-sama ciptaan Alah yang Ia kasihi. Jadi, sebagaimana kita mengasihi sesama manusia, sudah seharusnya kita juga mengasihi alam karena kita dan alam sama-sama ciptaan Allah. Mari kita tunjukkan kasih kita kepada alam dengan semangat untuk merawat dan menjaganya. Apabila kita taat pada Allah yang menciptakan kehidupan, maka sukacita-Nya akan menjadi berkat bagi kita. Alam akan melengkapi kehidupan kita secara berkecukupan. Namun sebaliknya, bila ketidaktaatan yang kita terapkan maka kesuraman bagaikan kutuk akan menjadi bagian kita. Alam akan menjadi ancaman kenyamanan hidup kita.

Berdoalah agar Firman Tuhan hari ini menjadi rhema dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan, aku ingin mulai dari diriku sendiri, mengasihi alam yang Kau ciptakan agar alam menjadi sahabat yang Kau anugerahkan untukku.

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon