SUDAHKAH AKU BERSYUKUR HARI INI?

Mazmur 104:1-24

1 Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, 2 yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, 3 yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin, 4 yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu, 5 yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya. 6 Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung. 7 Terhadap hardik-Mu air itu melarikan diri, lari kebingungan terhadap suara guntur-Mu, 8 naik gunung, turun lembah ke tempat yang Kautetapkan bagi mereka. 9 Batas Kautentukan, takkan mereka lewati, takkan kembali mereka menyelubungi bumi. 10 Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung, 11 memberi minum segala binatang di padang, memuaskan haus keledai-keledai hutan; 12 di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan. 13 Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu. 14 Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah 15 dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia. 16 Kenyang pohon-pohon Tuhan, pohon-pohon aras di Libanon yang ditanam-Nya, 17di mana burung-burung bersarang,burung ranggung yang rumahnya di pohon-pohon sanobar; 18 gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelanduk. 19 Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya. 20 Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka hari pun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan. 21 Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah. 22 Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanyadan berbaring di tempat perteduhannya; 23 manusia pun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang. 24 Betapa banyak perbuatan-Mu, ya Tuhan, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.

Salah satu tempat kesukaan saya pada waktu liburan adalah pergi ke tempat alam terbuka yang banyak ditumbuhi tanaman atau pepohonan. Rasanya menyenangkan sekali berjalan dikelilingi tanaman dan pepohonan sambil menghirup udara segar dan hampir mustahil dapat menikmatinya di tengah kota besar yang bising dan berpolusi. Namun saat menikmati hasil ciptaan Tuhan yang begitu indah, tak jarang dinodai oleh sampah plastik atau kertas yang dibuang dengan sembarangan, padahal terkadang sudah disediakan tempat untuk membuang sampah tersebut.

Mazmur 104 mengajak kita untuk memuji dan mengagungkan Tuhan atas kebesaran-Nya yang telah menciptakan alam semesta dengan begitu luar biasa. Segala tumbuhan dan hewan disediakan Tuhan menjadi suatu pekerjaan yang diusahakan oleh manusia. Sepatutnya kita yang mendapat mandat untuk mengusahakan dan memelihara alam ciptaan Tuhan melakukannya dengan sebaik-baiknya (Kejadian 2:15). Mengusahakan dan memelihara alam yang telah Tuhan ciptakan dengan baik bertujuan untuk kebaikan manusia itu sendiri. Bayangkan bila kita lalai menjaga dan mengelola alam yang sudah Tuhan percayakan kepada kita. Tentu akan menjadi bencana bagi kita sendiri. Contohnya penebangan pohon secara ilegal, membuat hutan menjadi tandus dan hewan liar yang ada di dalam hutan pun akhirnya memasuki wilayah penduduk, merusak hasil panen, bahkan terjadi tanah longsor yang menimpa penduduk dan masih banyak lagi. Sungguh ironi, padahal Tuhan menciptakan segala alam semesta untuk kebaikan manusia, dan manusia itu sendiri yang merusaknya.

Sobat Teruna, dimulai dengan bersyukur atas kebaikan Tuhan yang menciptakan alam bagi hidup kita diikuti dengan melakukan tindakan seperti membuang sampah pada tempatnya atau mungkin membantu menyiram tanaman turut mencegah terjadinya kerusakan alam. Mudah bukan?

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tolong aku ya Tuhan untuk mempunyai kesadaran menjaga dan memelihara segala alam semesta yang adalah ciptaan-Mu juga.