DAMAI SEJAHTERA UNTUK SEMUA

Lukas 13:29

29 Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah.

Semua manusia adalah ciptaan Tuhan. Dengan segala kuasa-Nya, kita diciptakan berbeda secara genetika. Perbedaan inilah yang seharusnya membuat kita semakin kagum dengan kemahakuasaan Tuhan bukan saling merendahkan satu sama lain. Lagipula kita tidak bisa memilih terlahir dari suku tertentu. Semua itu adalah anugerah Tuhan.

Sobat Teruna, dalam bacaan kita hari ini Tuhan Yesus sedang berjalan keliling dari kota ke kota sambil mengajar. Ada yang bertanya mengenai siapa orang yang akan diselamatkan. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa keselamatan bukan milik orang yang melakukan pekerjaan Tuhan dengan kemunafikan supaya dilihat orang tapi milik orang yang melakukan kehendak Allah dengan tulus (bandingkan Mat 7:21-23). Secara tersirat juga dalam pengajaran Tuhan Yesus bahwa keselamatan itu tidak terbatas milik orang Israel saja tapi juga orang dari seluruh penjuru dunia yang percaya kepada-Nya.

Hari ini tepat 69 tahun berdirinya Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat. Perikop yang kita baca hari ini merupakan moto GPIB. Dalam visinya, GPIB menjadi gereja yang mewujudkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan-Nya. Bukan hanya manusia, tapi juga alam sekitar termasuk hewan dan tumbuhan. Atas dasar moto dan visi ini, GPIB menjadi gereja yang melakukan persekutuan, pelayanan dan kesaksian ke semua orang tanpa memandang ras dan agama untuk menghadirkan damai sejahtera Tuhan. Kita patut bersyukur, atas penyertaan Tuhan karena kita mempunyai wadah untuk menyalurkan anugerah Allah, baik di lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan juga lingkungan gereja. Marilah kita tidak mudah terpengaruh oleh hasutan di media sosial atau di mana pun yang mengakibatkan perpecahan di antara umat ciptaan Tuhan.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, aku mengucap syukur atas anugerah-Mu kepada GPIB hingga saat ini boleh hadir dan berkarya dalam pelayanan dan kesaksian di Indonesia. Kiranya aku sebagai jemaat GPIB mampu menghadirkan damai sejahtera kepada seluruh ciptaan-Mu.