KERJA, KERJA, KERJA

31 Dec 2017

 

 

Kejadian 1:1-13

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. 6 Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” Dan jadilah demikian. 10 Lalu Allah menamai yang kering itu darat, dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 11 Berfirmanlah Allah: “Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi.” Dan jadilah demikian. 12 Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon-pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji. Allah melihat bahwa semuanya itu baik. 13 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga.

 

“Kerja, Kerja, Kerja” adalah slogan terkenal yang dikemukakan oleh Presiden Joko Widodo. Slogan ini menjadi slogan kabinet pemerintah yang lain daripada yang sudah-sudah karena mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk bekerja dengan giat.

 

Slogan Presiden Jokowi sudah seharusnya menjadi bagian dari hidup kita, orang percaya, karena dari sejak dahulu kala, Allah Sang Pencipta, telah memberikan contoh bagaimana Ia sendiri bekerja dan bagaimana Ia menciptakan kita untuk bekerja juga (bnd. Kej. 2:15). Dalam Kejadian 1:1-13, kita dapat urutkan berbagai kata kerja yang tertulis untuk mendeskripsikan Allah yang bekerja: menciptakan, berfirman, menamai, menjadikan, memisahkan, dst. Kata-kata kerja yang dituliskan di atas bukan karena suatu kebetulan tetapi ingin mengajak kita, manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya, juga harus bekerja seperti Allah.

 

Ketika kita mengakhiri tahun 2017 dan memasuki tahun 2018 dengan berbagai resolusi dan cita-cita yang ingin dicapai, bukanlah untuk menjadi harapan semata yang berlalu seiring tahun berjalan, tetapi jadikanlah resolusi itu untuk menjadi semangat bekerja dengan giat dan sukacita layaknya kita bekerja untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kol 3:23). Niscaya Allah Sumber Berkat memberkati kita dengan berbagai berkat melimpah (Amsal 12:11 &14). Mulailah dari hal sederhana seperti belajar (dengan giat), membantu orang tua dan teman (tanpa bersungut-sungut), sampai melayani di IHMPT dengan sukacita. Akhiri dengan bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi kesempatan bagi kita untuk menjalani hidup ini. Selamat Bekerja di Tahun Baru ini, sobat Teruna!

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Bapa di sorga, ini adalah resolusiku di tahun 2018: __________________, __________________, dan __________________. Aku ingin menjadikan resolusi, cita dan harapan ini menjadi kenyataan. Oleh karena itu, berilah aku semangat kerja yang tinggi bukan hanya untuk bermimpi dan bercita-cita tapi meraihnya dengan bekerja yang giat. Di atas segalanya itu, bukan kehendakku yang jadi, tetapi kehendak-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon