KESEMPATAN KEDUA


Yesaya 45:20-22

20 “Berhimpunlah dan datanglah, tampillah bersama-sama, hai kamu sekalian yang terluput di antara bangsa-bangsa! Tiada berpengetahuan orang-orang yang mengarak patung dari kayu dan yang berdoa kepada allah yang tidak dapat menyelamatkan. 21 Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, Tuhan? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! 22 Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Allah dan tidak ada yang lain.

Kesempatan kedua, demikian biasanya orang menyebutkannya. Hal ini biasa diberikan kepada mereka yang telah melakukan kesalahan, tapi mau kembali mencoba memperbaiki kesalahannya dengan melakukan apa yang benar. Tuhan Allah yang adil telah banyak sekali memberikan kepada manusia yang berdosa kesempatan kedua. Kesempatan untuk kembali kepada Allah dan berbuat apa yang baik dan benar.

Dalam pembacaan firman Tuhan kemarin, kita telah belajar bagaimana keadilan Allah menghukum orang yang melakukan kesalahan. Hari ini, dalam pembacaan kita, kita dapat melihat bagaimana Allah yang adil juga adalah Allah yang memberikan sebuah kesempatan untuk mereka yang melakukan kesalahan bertobat dari kesalahan-kesalahan mereka. Dalam ayat 20, Tuhan menyerukan kepada bangsa-bangsa yang berdoa kepada allah yang tidak dapat menyelamatkan untuk berkumpul dan datang kepada-Nya. Dalam ayat 21, Tuhan memperkenalkan diri-Nya kepada bangsa-bangsa tersebut dengan menyatakan bahwa hanya Dialah Tuhan, tidak ada yang lain. Dengan melakukan hal ini, Tuhan ingin memberikan sebuah kesempatan kepada bangsa-bangsa yang belum mengenal Dia untuk datang dan berbalik menyembah Dia agar mereka diselamatkan (ay. 22).

Sobat Teruna, sama seperti bangsa-bangsa yang diberikan kesempatan untuk diselamatkan ini, kita pun diberikan oleh Allah kesempatan untuk datang dan berbalik kepada-Nya. Keadilan Allah seharusnya menghukum kita manusia berdosa, namun Dia memberikan kepada kita sebuah kesempatan dalam Yesus Kristus anak-Nya yang tunggal agar kita ditebus dari dosa-dosa kita dan diselamatkan. Mari kita menerima kesempatan ini dengan iman kepada Yesus Kristus.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, terima kasih untuk kesempatan yang Engkau berikan dalam Yesus Kristus Tuhanku.