MEMAKNAI KUASA TUHAN DENGAN HORMAT

2 Petrus 3:1-8

1 Saudara-saudara yang kekasih, ini sudah surat yang kedua, yang kutulis kepadamu. Di dalam kedua surat itu aku berusaha menghidupkan pengertian yang murni oleh peringatan-peringatan, 2 supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu. 3 Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. 4 Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” 5 Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, 6 dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. 7 Tetapi oleh firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik. 8 Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

Sobat Teruna, sabda Allah yang menghukum sifatnya sama dengan sabda Allah yang mencipta. Keduanya sama-sama tidak bisa dibantah. Pada hari ini ketika kita membaca perikop bacaan, terutama pada ayat 5b-7, kita diingatkan untuk menghormati keputusan Allah guna menghukum berat orang-orang berdosa dan dunia yang tidak menerima-Nya di akhir zaman nanti. Apakah hal ini mengerikan? Tentu mengerikan bagi mereka yang tidak percaya bahkan yang mengejek dan tidak mau tahu akan nubuat firman Tuhan ini (ay.3-5). Sama seperti orang-orang semasa Nuh selama ± 75 tahun lamanya (dari awal membangun bahtera hingga air bah dicurahkan dari langit) yang mengolok-oloknya, tetapi mereka berbalik ketakutan ketika kehebatan kuasa Allah melalui alam memporakporandakan kehidupan di dunia ini. Hal ini akan terjadi juga dengan orang-orang yang menolak untuk percaya dan ‘mengecilkan’ kuasa-Nya.

Oleh karena itu, ketika sekarang kita sudah dianugerahkan keselamatan disebabkan kepercayaan kita kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka mari kita hidup selalu dalam persekutuan yang erat dengan Dia yang telah menganugerahkan keselamatan tersebut, sehingga kita pun akan selalu bersyukur dan mampu mengerjakan keselamatan yang telah diberikan dengan takut dan gentar (Filiip 2:12). Masalah kapan ‘hari’ itu akan datang, biarlah Tuhan saja yang mengetahuinya. Bagian kita hanya taat sebagai teruna-teruna Kristus. Taat membaca firman-Nya dan melakukannya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Allah Bapa, aku menghormati kuasa-Mu yang nyata dalam mencipta dan menghukum. Ajarku untuk selalu berpegang pada iman percayaku sehingga ketika Engkau datang, Engkau menjumpai aku setia sampai pada akhirnya.