SOVEREIGN

2 Mar 2018

 

 

Amos 1 : 3-5

3 Beginilah firman Tuhan: “Karena tiga perbuatan jahat Damsyik, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena mereka telah mengirik Gilead dengan eretan pengirik dari besi, 4 Aku akan melepas api ke dalam istana Hazael, sehingga puri Benhadad dimakan habis; 5 Aku akan mematahkan palang pintu Damsyik dan melenyapkan penduduk dari Bikeat-Awenserta pemegang tongkat kerajaan dari Bet-Eden ;dan rakyat Aram harus pergi sebagai orang buangan ke Kir,” firman Tuhan. 

 

Pernahkah sobat Teruna mendengar kata “Sovereign”? Biasanya kata ini dijumpai dalam buku-buku sejarah menjelaskan tentang kerajaan-kerajaan, batas wilayah, dan kekuasaan. Bahkan sering dijumpai dalam lagu-lagu rohani penyembahan, seperti “Sovereign God.” Dalam bahasa Indonesia kata ini diartikan sebagai “kedaulatan”. Asal katanya sendiri adalah perpaduan dari bahasa Inggris zaman pertengahan dan Perancis tua “soverain” yang berarti super, supremasi. Ketika kata sovereign disandingkan dengan kata Tuhan, menjadi Tuhan yang memiliki kemampuan untuk menjalankan kehendak suci dan supremasi-Nya melalui firman-firman-Nya.

 

Salah satu penggalan ayat yang menyatakan Kedaulatan Allah melalui firman-Nya kita temukan dalam ayat 1B “Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku”. Melalui perantaraan nabi Amos, Allah telah berfirman untuk menghukum bangsa-bangsa tetangga Israel yang menyakiti umat pilihan-Nya itu. Pastikan sobat Teruna membaca kitab yang terdiri dari 9 pasal untuk menyelami lebih dalam kedaulatan Allah dalam firman-Nya bagi bangsa non-Israel dan bangsa Israel di zaman nabis Amos.

 

Ketika kemarin kita telah belajar memaknai kuasa Tuhan dengan hormat, hari ini kita diajak untuk menyadari bahwa saat Tuhan berfirman, itulah yang akan terjadi (bnd. 1 Sam 15:29; Yes 55:11). Firman-Nya tidak akan pernah sia-sia dan Dialah satu-satunya yang memiliki kedaulatan penuh untuk semua yang terjadi di alam semesta ini. Sungguh luar biasa besar Allah kita, bukan? Jika kita sudah mengerti akan hal ini, lantas apakah yang akan kita lakukan . . . ?

 

Jawabanku adalah ketika aku menyadari akan Kedaulatan-Mu untuk segala hal yang terjadi dalam alam semesta ini, aku sudah seharusnya .........................

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Allah yang berdaulat di atas segalanya. Dalam keremajaanku, seringkali aku tidak memedulikan akan firman-Mu. Hari ini dan seterusnya, aku mau menjadi teruna yang menanggapi firman-Mu dengan serius baik dalam suka dan duka.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon