ALLAH HADIR LEWAT USAHA YANG BERHIKMAT

11 Mar 2018

 

 

Ulangan 2:1-10

 

1 “Kemudian kita balik dan berangkat ke padang gurun, ke arah Laut Teberau, seperti yang difirmankan Tuhan kepadaku. Lama kita berjalan keliling pegunungan Seir. Lalu berfirmanlah Tuhan kepadaku, demikian: Telah cukup lamanya kamu berjalan keliling pegunungan ini, beloklah sekarang ke utara. 4 Perintahkanlah kepada bangsa itu, demikian: Sebentar lagi kamu akan berjalan melalui daerah saudara-saudaramu, bani Esau, yang diam di Seir; mereka akan takut kepadamu. Tetapi hati-hatilah sekali; janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu setapak kaki dari negeri mereka, karena kepada Esau telah Kuberikan pegunungan Seir menjadi miliknya. Makanan haruslah kamu beli dari mereka dengan uang, supaya kamu dapat makan; juga air haruslah kamu beli dari mereka dengan uang, supaya kamu dapat minum. Sebab Tuhan, Allahmu, memberkati engkau dalam segala pekerjaan tanganmu. Ia memperhatikan perjalananmu melalui padang gurun yang besar ini; keempat puluh tahun ini Tuhan, Allahmu, menyertai engkau, dan engkau tidak kekurangan apa pun. Kemudian kita berjalan terus, meninggalkan daerah saudara-saudara kita, bani Esau yang diam di Seir, meninggalkan jalan dari Araba-Yordan, yakni dari Elat dan Ezion-Geber.Sesudah itu kita belok dan berjalan terus ke arah padang gurun Moab. 9 Lalu berfirmanlah Tuhan kepadaku: Janganlah melawan Moab dan janganlah menyerang mereka, sebab Aku tidak akan memberikan kepadamu apa pun dari negerinya menjadi milikmu, karena Ar telah Kuberikan kepada bani Lot menjadi miliknya. 10 Dahulu orang Emim diam di sana, suatu bangsa yang besar dan banyak jumlahnya, tinggi seperti orang Enak.

 

Sobat Teruna, tentu pernah mendengar ungkapan; “manfaatkanlah kesempatan”. Siapa pun di antara kita akan dianggap bodoh kalau tidak mau memanfaatkan kesempatan seperti: menjadi popular, mendapatkan teman, mendapatkan hadiah atau prestasi, serta keuntungan lainnya. Tetapi apakah semua kesempatan harus kita ambil?

 

Pada saat Allah membebaskan bangsa Israel dari Mesir menuju Kanaan, Ia menjanjikan masa depan yang baik. Walaupun untuk itu mereka mejalaninya dengan perjalanan di padang gurun. Keluaran 13:21 menyatakan bahwa Allah hadir sebagai Tiang Awan di siang hari. Artinya, pada saat manusia bekerja, Allah menyertai demi memelihara mereka, baik untuk bertahan hidup maupun mencapai tujuan. Cara Tuhan Allah memelihara mereka tidak selalu sama. Pada bacaan kali ini diperlihatkan bahwa Tuhan memberikan petunjuk agar mereka memperoleh berkat Tuhan (=pemeliharaan Tuhan). Mereka harus membeli dengan uang apa yang mereka butuhkan, dan tidak diperbolehkan menyerang bangsa yang tidak akan diserahkan Allah kepada mereka. Salah satu dari bangsa itu adalah keturunan Esau, yang adalah saudara mereka. Artinya, Tuhan selalu memberkati kita. Tetapi cara yang dipakai harus sesuai dengan kehendak Allah, supaya yang didapatkan benar-benar menjadi berkat. Tuhan tidak berkenan pada ketidaktaatan, seperti mengorbankan saudara atau orang lain untuk mendapatkan keuntungan.

 

Sobat Teruna, hari ini kita diingatkan untuk lebih peka akan kehendak Tuhan. Langkah yang dilakukan adalah, bertanya pada Tuhan mengenai apa yang akan dipilih untuk memenuhi kehidupan kita. Namun hati kita pun harus taat untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak Allah sukai. Mungin kita tidak mendapatkan semua yang kita inginkan, tetapi Ia akan menunjukkan yang harus kita lakukan untuk memenuhi yang kita butuhkan.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan, ajarlah aku untuk tidak bersikap serakah. Mampukan aku mengenali kehendak-Mu dalam setiap langkah kehidupanku, supaya aku merasakan pemeliharaan-Mu dan pertolongan-Mu atas masalahku dengan cara-cara yang berkenan bagi-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon