BERJAGA-JAGALAH!

Yesaya 51:17-23

17 Terjagalah, terjagalah, bangunlah, hai Yerusalem, hai engkau yang telah meminum dari tangan Tuhan isi piala kehangatan murka-Nya, engkau yang telah meminum, menghirup habis isi cangkir yang memusingkan! 18 Dari semua anak-anak yang dilahirkannya tidak ada yang membimbing dia dan dari semua anak-anak yang dibesarkannya tidak ada yang memegang tangannya. 19 Kedua hal ini telah menimpa engkau --siapakah yang akan turut berdukacita dengan engkau? Kebinasaan dan keruntuhan, kelaparan dan pedang --siapakah yang akan menghibur engkau? 20 Anak-anakmu sudah terlentang kelesuan di semua ujung jalan seperti lembu hutan kena jaring; mereka diliputi kehangatan murka Tuhan dan hardik Allahmu. 21 Sebab itu, dengarlah ini, hai engkau yang tertindas, hai engkau yang mabuk, tetapi bukan karena anggur! 22 Beginilah firman Tuhanmu, Tuhan, Allahmu yang memperjuangkan perkara umat-Nya: “Sesungguhnya, Aku mengambil dari tanganmu piala dengan isinya yang memusingkan, dan isi cangkir kehangatan murka-Ku tidak akan kau minum lagi, 23 tetapi Aku akan memberikannya ke tangan orang yang menindas engkau, orang yang tadinya berkata kepadamu: Tunduklah, supaya kami lewat menginjak kamu! Maka engkau merentangkan punggungmu serata tanah dan sebagai jalan bagi orang yang lewat dari atasnya.”

Bong Chandra seorang pebisnis dan motivator dari Indonesia berkata “Badai kecil diperlukan dalam hidup agar kita bangun dari tidur dan tetap waspada”. Pernyataannya mau memberikan sebuah motivasi kepada semua orang untuk mampu melihat penderitaan atau kesulitan hidup sebagai hal positif. Penderitaan dan kesulitan hidup merupakan sarana yang dipakai Tuhan untuk membuat setiap manusia lebih berhati-hati dalam menjalankan kehidupannya ke depan. Apa yang akan kita peroleh di masa yang akan datang sangat ditentukan dari apa yang akan kita lakukan saat ini.

Teks kita merupakan sebuah nasehat yang disampaikan oleh nabi Yesaya kepada umat Yehuda yang bergumul dalam penderitaan di tanah pembuangan dan sangat mengharapkan pertolongan dari Tuhan.Tuhan tahu betul apa yang dibutuhkan oleh umat-Nya. Dalam teks ini Tuhan mau mengingatkan umat bahwa Tuhan akan menghentikan cawan murka-Nya yang telah diminum umat-Nya selama itu. Dan orang yang telah menindas merekalah yang akan meminumnya untuk menggantikan mereka. Tuhan menggunakan kuasa-Nya untuk melepaskan mereka dari penderitaan belenggu perbudakan Babel. Berita tentang pembebasan ini merupakan kabar sukacita yang akan datang pada saat yang tidak diduga dan pastinya akan menimbulkan kegembiraan yang luar biasa. Karena itu umat diingatkan untuk berjaga-jaga agar ketika pemulihan Tuhan Allah hadir, umat siap untuk menerima dan merasakannya. Namun untuk dapat merasakan pertolongan-Nya,Tuhan memerintahkan untuk “terjagalah”. Mengapa? Agar saat pertolongan Tuhan hadir dalam hidup, mereka dapat dilayakkan untuk medapatkan dan merasakan pertolongan-Nya.

Sobat Teruna, berjagalah selalu agar saat berkat pertolongan Tuhan dinyatakan hadir; kita akan selalu siap menerimanya. Berjagalah dengan selalu bertekun melakukan kehendak-Nya meskipun di tengah penderitaan.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Mampukan Bapa yang baik, mampukanku untuk selalu berjaga-jaga dalam hidup dengan selalu melakukan kehendak-Mu.