MENGENAL DIA, MENELADANI-NYA

21 Jul 2018

 

 

Efesus 1:15-18

 

15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 16 aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, 17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. 18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

 

Sobat Teruna, saat kita berdoa, apa yang biasanya menjadi isi doa kita? Dalam perikop hari ini, dituliskan bahwa Paulus mengingat jemaat Efesus dalam doanya (ay. 16). Dalam doanya, Paulus memohon agar jemaat mengenal Allah dengan benar (ay. 17). Paulus tidak berdoa meminta pemenuhan materi bagi jemaat. Dia berdoa agar jemaat mengenal Allah.

 

Pengenalan akan Allah adalah hal yang sangat penting. Dengan mengenal Allah, maka kita dapat mengerti apa kehendak-Nya dan apa yang berkenan di hadapan-Nya. Dengan mengenal-Nya, kita dapat meneladani-Nya. Salah satu teladan-Nya adalah hidup mengosongkan diri. Mengosongkan diri berarti kita memiliki kerendahan hati sebagaimana Yesus yang tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia (Fil. 2:6-7). Meskipun Dia adalah Allah, yang memiliki segalanya dan harusnya disembah, tetapi Dia mau meninggalkan segalanya dan datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia.

 

Mengosongkan diri adalah teladan yang diberikan oleh Yesus Tuhan kita. Sobat Teruna, mari kita pun mengosongkan diri sebagaimana yang telah diteladankan oleh Yesus. Saat kita mengosongkan diri, maka kita akan rendah hati dan tidak menganggap diri kita lebih baik dari orang lain. Salah satu cara untuk kita dapat meneladani kerendahan hati Yesus adalah dengan semakin mengenal-Nya. Kita akan mengenal-Nya jikalau kita membaca firman Tuhan dan merenungkannya. Dengan berdoa dan datang ke IHMPT, kita akan semakin mengenal Tuhan. Mengenal-Nya adalah cara agar kita dapat meneladani-Nya. Berdoalah agar kita terus mengenal Allah sehingga kita pun dapat belajar meneladani Dia, terkhusus dalam hal kerendahan hati.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan, aku mau mengenal-Mu dan meneladani kerendahan hati-Mu.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon