DIANGGAP SOK SUCI

2 Aug 2018

 

 

Mazmur 69:1-19

 

Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Bunga bakung. Dari Daud. Selamatkanlah aku, ya Allah, sebab air telah naik sampai ke leherku! Aku tenggelam ke dalam rawa yang dalam, tidak ada tempat bertumpu; aku telah terperosok ke air yang dalam, gelombang pasang menghanyutkan aku. Lesu aku karena berseru-seru, kerongkonganku kering; mataku nyeri karena mengharapkan Allahku. 5 Orang-orang yang membenci aku tanpa alasan lebih banyak dari pada rambut di kepalaku; terlalu besar jumlah orang-orang yang hendak membinasakan aku, yang memusuhi aku tanpa sebab; aku dipaksa untuk mengembalikan apa yang tidak kurampas. Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu. Janganlah mendapat malu oleh karena aku orang-orang yang menantikan Engkau, ya Tuhan, ALLAH semesta alam! Janganlah kena noda oleh karena aku orang-orang yang mencari Engkau, ya Allah Israel! Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku. Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, orang asing bagi anak-anak ibuku; 10 sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku. 11 Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itu pun menjadi cela bagiku; 12 aku membuat kain kabung menjadi pakaianku, aku menjadi sindiran bagi mereka. 13 Aku menjadi buah bibir orang-orang yang duduk di pintu gerbang, dengan kecapi peminum-peminum menyanyi tentang aku. 14 Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya Tuhan, pada waktu Engkau berkenan, ya Allah; demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku dengan pertolongan-Mu yang setia! 15 Lepaskanlah aku dari dalam lumpur ,supaya jangan aku tenggelam, biarlah aku dilepaskan dari orang-orang yang membenci aku, dan dari air yang dalam! 16 Janganlah gelombang air menghanyutkan aku, atau tubir menelan aku, atau sumur menutup mulutnya di atasku. 17 Jawablah aku, ya Tuhan, sebab kasih setia-Mu baik, berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar! 18 Janganlah sembunyikan wajah-Mu kepada hamba-Mu, sebab aku tersesak; segeralah menjawab aku! 19 Datanglah kepadaku, tebuslah aku, bebaskanlah aku oleh karena musuh-musuhku.

 

Sobat Teruna, sewaktu masih di bangku sekolah, saya pernah dimusuhi dan diejek teman serta dianggap “sok suci” karena saya tidak mengikuti ajakan teman sekelas untuk menyontek pada saat ujian nasional. Sedih rasanya, karena saya tahu menyontek berarti sama saja berbuat curang dan itu bukan hal yang sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

 

Kitab Mazmur yang kita baca pada hari ini menggambarkan keadaan seorang dalam kesesakan, sangat menderita dalam segala hal karena kesetiaannya kepada Allah dan jalannya yang benar (ayat 8-13). Pemazmur menanggung penolakan, keaiban, dan pengasingan karena cintanya kepada rumah Tuhan dan kerajaan Allah. Ketika dalam kesesakan, pemazmur berdoa dan mencari Tuhan karena hanya Tuhan satu-satunya yang dapat menjawab pergumulan, memberi pertolongan dan keselamatan (ayat 14-19).

 

Mungkin kita juga pernah mengalami penolakan karena kita berani menunjukan sikap yang berbeda dengan teman-teman kita kebanyakan. Tidak menyontek dan memberikan sontekan pada saat ujian mungkin beresiko kita dimusuhi teman. Menolak tawaran merokok mungkin juga akan membuat kita dianggap tidak keren. Tidak ikut tawuran mungkin akan membuat kita mendapat celaan. Menolak ikut menonton film porno mungkin membuat kita ditertawakan bahkan dibenci. Ketika mengalami hal-hal tersebut, apa yang akan kita lakukan sobat? Akankah kita berpaling dan mengingkari diri sebagai pengikut Kristus atau semakin teguh di dalam iman?

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Ya Tuhan, ajari aku memiliki keteguhan hati bertahan sebagai pengikut Kristus bahkan dalam penderitaan sekalipun.

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon