SALAH PILIH TEMAN=HIDUP HANCUR

Amsal 22:24-25

24 Jangan berteman dengan orang yang lekas gusar,jangan bergaul dengan seorang pemarah, 25 supaya engkau jangan menjadi biasa dengan tingkah lakunyadan memasang jerat bagi dirimu sendiri.

Kahlil Gibran berkata “Persahabatan bukanlah sebuah kesempatan, tetapi merupakan tanggung jawab yang manis.” Pernyataan ini mau mengatakan bahwa sebuah persahabatan akan sangat mendatangkan manfaat dan terjaga kokoh jika setiap orang yang ada di dalamnya menyadari akan tanggung jawabnya masing-masing untuk memberikan pengaruh baik bagi sahabatnya. Membangun persahabatan dibutuhkan perjuangan untuk saling mendatangkan kebaikan.

Teks kita mengingatkan kita tentang kewaspadaan kita dalam membangun relasi di tengah pergaulan. Amsal mengingatkan untuk tidak berteman dengan orang yang lekas gusar dan pemarah supaya tidak terpengaruh. Teks Amsal ini tidak mengajarkan kita untuk memilih-milih teman, tetapi mengingatkan kita untuk lebih waspada dalam membangun relasi dengan teman dalam pergaulan. Kita memang harus terbuka untuk menjalin hubungan dengan sebanyak-banyaknya orang, tetapi untuk membangun hubungan pergaulan yang lebih dekat/menjadi sahabat yang dekat kita harus memilih yang tepat. Pilihlah mereka yang bisa saling membangun dan mendatangkan kebaikan hidup. Karena ingatlah dalam 1 Korintus 15:33 berkata “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.” Bahkan Les Giblin, seorang pakar hubungan manusia menjelaskan bahwa manusia belajar dari panca inderanya, 1% dari rasa, 1½% dari sentuhan, 3½% dari penciuman, 11% dari pendengaran, dan 83% dari penglihatan. Karena itu, dengan siapa kita bergaul pastilah menentukan perilaku kita.

Sobat Teruna, kita mempunyai kebebasan untuk memilih bergaul dengan siapa saja dan siapa yang akan menjadi sahabat. Sudahkah kita memilih teman yang tepat? Atau sudahkah kita menjadi teman yang tepat sesuai kehendak Tuhan? Teruslah berjuang, carilah mereka yang mampu membangun pergaulan berdasarkan pada kasih Kristus dan belajarlah untuk saling membangun kasih Kristus di tengah persahabatan.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Mampukanku untuk menjadi pribadi yang membangun kebaikan hidup bagi orang-orang di sekitarku, ya Allah.