BERHARAP PADA-NYA

5 Sep 2018

 

 

HABAKUK 3 : 1-5

 

1 Doa nabi Habakuk. Menurut nada ratapan. 2 Tuhan, telah kudengar kabar tentang Engkau,dan pekerjaan-Mu, ya Tuhan, kutakuti!Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun,nyatakanlah itu dalam lintasan tahun;dalam murka ingatlah akan kasih sayang! 3 Allah datang dari negeri Témandan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela Keagungan-Nya menutupi segenap langit,dan bumi pun penuh dengan pujian kepada-Nya. 4 Ada kilauan seperti cahaya,sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya. 5 Mendahului-Nya berjalan penyakit sampardan demam mengikuti jejak-Nya.

Richard Bach berkata “Anda tidak pernah diberi harapan tanpa diberi kekuatan untuk membuatnya nyata sekaligus. Namun bagaimanapun anda harus mengupayakannya”. Pernyataan ini menjelaskan bahwa harapan itu merupakan anugerah dari TUHAN yang selalu disertai dengan kekuatan untuk membuat harapan itu menjadi nyata. Tetapi kekuatan itu hanya bisa dirasakan oleh kita jika kita selalu berjuang untuk berharap hanya kepada-Nya.

 

Habakuk berharap akan kehadiran TUHAN yang menyelamatkan dalam kehidupan bangsa Yehuda. Harapan ini disampaikan oleh Habakuk lewat penggambaran yang biasa dipergunakan dalam melihat kehadiran TUHAN. TUHAN digambarkan hadir lewat karya-karya keagungan-Nya melalui berbagai peristiwa alam. Penggambaran ini merupakan bentuk kehadiran TUHAN dalam sejarah kehidupan bangsa Yehuda yang hendak menyelamatkan.

 

Harapan yang disampaikan oleh Habakuk dalam bacaan kita merupakan harapannya supaya TUHAN jangan terus murka kepada mereka, harapan supaya TUHAN berbalik dari murka-Nya. Keinginan TUHAN berbalik untuk tidak murka memberikan harapan bahwa kehidupan mereka akan menjadi menyenangkan karena tidak mendapatkan hukuman. Akan tetapi Habakuk perlu menyampaikan perasaan hatinya kepada TUHAN agar kehidupan mereka menjadi lebih baik. Habakuk juga secara tidak langsung menyampaikan bahwa hukuman yang diberikan kepada mereka membawa ketidaknyamanan sehingga harapannya TUHAN menghentikan hukuman-Nya. Secara tidak langsung Habakuk seperti ingin mengatakan: berhentilah TUHAN menghukum kami karena hukuman-Mu tidak menyenangkan, bebaskanlah kami dari hukuman-Mu. Harapan yang disampaikan oleh Habakuk merupakan bentuk ratapannya akan keberadaan hidup bangsanya.

 

Sobat Teruna, ingatlah bahwa dalam penghukuman TUHAN tidak ada sukacita tapi penderitaan. Karena itu hiduplah dalam ketaatan kepada TUHAN agar hidup kita selalu merasakan kebahagiaan. Jangan berhenti berharap kepada TUHAN agar hidup kita tetap seturut dengan kehendak-Nya.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

TUHAN, ajarlah aku untuk selalu menjalani kehidupan ini sesuai dengan kehendak-Mu karena kehidupan yang Engkau anugerahkan baik adanya.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon