KEBENARAN SELALU MENANG PADA WAKTU-NYA

Habakuk 3 : 15-16

15 Dengan kuda-Mu, Engkau menginjak laut,timbunan air yang membuih. 16 Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku,mendengar bunyinya, menggigillah bibirku;tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal,dan aku gemetar di tempat aku berdiri;namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan,yang akan mendatangi bangsayang bergerombolan menyerang kami.

Sobat Teruna, bacaaan kita memperlihatkan bahwa TUHAN hadir dengan kuda-Nya yang menginjak laut dengan airnya yang penuh buih. Ketika mendengar kedatangan TUHAN itu, Habakuk merasa gemetar dalam hatinya bahkan mendengar bunyinya membuat bibirnya menggigil. Bukan hanya menggigil tapi tubuhnya digambarkan tidak mampu menahan keadaan yang membuat dirinya tidak berdaya. Diri Habakuk menjadi gemetar jika harus berhadapan dengan TUHAN. Akan tetapi rasa gemetar itu bukan karena dirinya berada dalam ketakutan tapi lebih pada rasa hormatnya kepada TUHAN.

Dalam rasa gentarnya itu, Habakuk juga merasa jika hatinya tenang sebab TUHAN akan memberikan hukuman kepada orang-orang yang melakukan kejahatan terhadap mereka. Keyakinan Habakuk merupakan sebuah kekuatan bahwa TUHAN tidak akan pernah tinggal diam dalam berhadapan dengan kejahatan. Hal ini meyakinkan kita bahwa sekalipun kebenaran sepertinya sudah tidak mungkin dinyatakan dalam kehidupan kita karena kejahatan sudah terlalu merajalela maka jangan pernah merasa khawatir karena kebenaran akan muncul pada waktu yang TUHAN tentukan.

Diperlakukan secara jahat oleh orang lain, seperti difitnah, dimusuhi, dihina dan diperlakukan secara tidak baik karena kita selalu berusaha melakukan kebaikan dan kebenaran pasti pernah kita alami. Dalam situasi tersebut kita tetap harus yakin bahwa jika kita selalu menyatakan kebaikan dan kebenaran maka kejahatan pasti akan kalah. Teruslah berbuat baik dalam kehidupan ini baik atau tidak baik waktunya karena TUHAN selalu berkenan pada kebenaran. TUHAN juga selalu membela orang yang melakukan kebenaran dalam hidupnya. Sebab Kebenaran akan selalu menang pada waktu-Nya. Belajarlah setia melakukan kebenaran dalam kehidupan ini meskipun harus mengalami penderitaan, tetapi penderitaan itu akan membawa kita pada kemenangan yang sejati

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

TUHAN, mampukan aku untuk selalu menyatakan kebenaran di sepanjang kehidupan yang Engkau berikan kepadaku.