TETAP MEMBERI DAMPAK YANG BAIK

3 Nov 2018

 

 

Efesus 4:1-8a

 

Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua. Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus. 8 Itulah sebabnya kata nas:“Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan;

 

Seorang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi semakin fenomenal ketika ia berada dalam penjara. Mengapa? Karena pada saat ia harus dipenjarakan dan menjalani hidup di sana beberapa waktu lamanya, begitu banyak orang, bukan hanya anggota keluarga saja yang bersedia antri menunggu giliran untuk datang menjenguknya guna memberikan dukungan dan semangat agar beliau tidak terpuruk. Mereka yang datang berkunjung semula untuk menghibur malah sebaliknya justru merekalah yang mendapatkan penghiburan dan kekuatan dari orang yang dikunjungi. Tubuh boleh terpenjara, tetapi Ahok yang dikenal sebagai pribadi yang berani menyatakan kebenaran dan keadilan tetap mampu memberikan motivasi yang baik dan menjadi inspirator yang positif bagi banyak orang.

 

Seperti halnya Paulus dalam pembacaan Alkitab hari ini, meski harus dipenjarakan karena memberitakan kabar keselamatan dari Tuhan, ia tetap mampu memberikan nasihat yang membangun kepada jemaat di Efesus. Paulus mengingatkan dalam suratnya agar hidup mereka tetap berpadanan dengan panggilan Kristus yang telah memilih mereka untuk menjadi kepunyaan-Nya (Efesus 1:4-5). Karena bagi Paulus, dipenjara bukan berarti menjadi penghambat baginya untuk terus menyatakan kasih Kristus tetapi dapat menjadi semangat supaya setiap orang yang percaya kepada Kristus tetap melakukan perintah-Nya dengan selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar serta saling membantu. Memiliki sikap rendah hati dan lemah lembut yang memampukan seseorang untuk dapat menerima keterbatasan dan kesulitan yang ada tanpa harus melampiaskan kejengkelan kepada orang lain. Tidak hanya itu, bahkan memampukan kita pula untuk dapat menjadi berkat bagi orang lain. Sobat Teruna, tetaplah memiliki karakter Kristus tersebut.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan Yesus yang baik, mampukan aku untuk terus memiliki kerendahan hati dan kelemah-lembutan agar menjadi berkat bagi orang lain.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon