KASIH YANG TIDAK TERBATAS

18 Nov 2018

 

 

Mazmur 108:8-14

 

Allah telah berfirman di tempat kudus-Nya:“Aku hendak beria-ria, Aku hendak membagi-bagikan Sikhem,dan lembah Sukot hendak Kuukur. Gilead punya-Ku, Manasye punya-Ku,Efraim ialah pelindung kepala-Ku,Yehuda ialah tongkat kerajaan-Ku, 10 Moab ialah tempat pembasuhan-Ku,kepada Edom Aku melemparkan kasut-Ku,dan karena Filistea Aku bersorak-sorai.” 11 Siapakah yang akan membawa aku ke kota yang berkubu?Siapakah yang menuntun aku ke Edom? 12 Bukankah Engkau, ya Allah, yang telah membuang kami,dan yang tidak maju, ya Allah, bersama-sama bala tentara kami?13 Berikanlah kepada kami pertolongan terhadap lawan,sebab sia-sia penyelamatan dari manusia. 14 Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa,sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

 

Mungkin beberapa dari kita pernah memiliki hewan peliharaan atau pun barang kesayangan yang sangat begitu kita sayangi. Sampai-sampai dengan cara apa pun kita akan melindunginya. Kita akan memberikan yang terbaik dan menyayanginya dengan sungguh-sungguh. Bahkan ketika hewan peliharaan kita pernah memporak-porandakan rumah kita, kita menegur dan kemudian memaafkan perbuatannya. Berkalli-kali pun hewan peliharaan kita berlaku nakal, kita akan selalu memaafkannya karena kita begitu menyayanginya.

 

Dalam bacaan, pemazmur ingin menceritakan betapa Tuhan adalah penyayang dan panjang sabar, yang berlimpah kasih setia-Nya. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita melakukan hal yang tidak berkenan di hadapan-Nya, akan tetapi pemazmur dalam ayat 10b mengatakan “Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita.” Hal ini membuktikan bahwa Allah begitu mengasihi manusia. Kita sering kali mendukakan hati Allah, melalui perkataan, pikiran dan tindakan kita, akan tetapi Allah senantiasa mengampuni kita manusia, bukan karena kita layak diampuni, tapi itu semua karena Allah adalah Kasih dan Penyayang.

 

Sobat Teruna, bukti kasih Allah yang sangat besar ketika Dia memberikan nyawa-Nya dan sekali lagi itu untuk manusia. Mari merefleksikan kembali kasih-Nya dalam kehidupan kita. Begitu besar kasih Allah yang kita rasakan hingga saat ini, tapi apakah kita sudah sungguh-sungguh mensyukuri kasih Allah tersebut dalam kehidupan kita?

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan Yesus, ajarkanku untuk selalu mengingat kasih setiaMu dan sungguh-sungguh mensyukuri kasih-Mu dalam kehidupanku.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon