JANGAN MENOLAK KASIH ALLAH

Yohanes 5:36-40

36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. 37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, 38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. 39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, 40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Apakah kita percaya bahwa Adam dibuat dari debu oleh Allah? Ya, percaya. Kenapa kita percaya? Karena kita yakin bahwa Allah adalah MAHA KUASA. Kalau kita yakin bahwa Allah MAHA KUASA, kenapa kita harus ragu bahwa Allah yang sama juga bisa membuat mujizat dahsyat lainnya termasuk mengirim Anak-Nya Yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus?

Bagi banyak orang, kisah Tuhan Yesus dan bagaimana Allah mengutus anak-Nya ke dalam dunia untuk menebus dosa manusia, tidak dapat diterima oleh akal. Banyak pertanyaan tentang: “Benarkah Tuhan Yesus adalah anak Allah? Benarkah kematian-Nya di kayu salib untuk menebus dosa kita? Benarkah Dia bangkit dari kubur? Benarkah alasan Allah mengutus anak-Nya yang tunggal karena Dia penuh kasih kepada kita?”

Sobat Teruna, Allah kita adalah Allah yang tidak terbatas. Sedangkan pikiran manusia sangatlah terbatas. Jadi kenapa kita harus memaksakan pikiran kita yang terbatas ini untuk memahami Allah yang tak terbatas? Jangan sampai karena kita tidak mampu mengerti dan memahami karya Allah lalu kita menolak kasih Allah pada kita. Kita ulang ya. Jangan sampai karena kita tidak mampu mengerti dan memahami karya Allah lalu kita menolak kasih Allah pada kita.

Kehadiran Tuhan Yesus Kristus ke dalam dunia adalah bukti nyata bahwa Allah telah mengutus Tuhan Yesus Kristus (ayat 36). Kehadiran Tuhan Yesus ke dalam dunia adalah bukti bahwa Dia begitu mengasihi kita. Sobat Teruna, mari kita sambut kasih-Nya dengan hidup benar dan taat pada kehendak-Nya. Mari kita sambut kasih-Nya dengan memberitakan Nama Tuhan Yesus ke orang orang sekitar kita.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, jadikan aku alat-Mu untuk memberitakan kasih-Mu kepada banyak orang, supaya mereka pun menerima Tuhan Yesus menjadi Juruselamat pribadinya.