TAHU MENEMPATKAN DIRI


I Korintus 14:34-35

34 Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat. 35 Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

Tata krama untuk generasi saat ini sepertinya jauh berkurang. Banyak generasi now yang cuek dengan situasi di sekitarnya. Ketika mereka berhadapan, berkata atau meminta sesuatu tidak disertai dengan tata krama yang baik. Tata Krama berangkat dari kebiasaan. Apakah kita masih mengucapkan kata “terimakasih” ketika diberi sesuatu oleh orang lain? Atau mengatakan “permisi pak/ibu” dengan agak membungkukkan badan saat melewati orang yang lebih tua dari kita? Sepertinya, semua kebiasaan baik ini sudah meluntur. Tidak sedikit anak yang berani berkata kasar, tidak sopan bahkan membentak orangtua. Meminta sesuatu dengan memaksa. Marah atau ngambek jika keinginan tidak dipenuhi. Apakah perilaku itu ada pada diri sobat Teruna?

Sobat Teruna, bacaan 1 Korintus 14:34-35 mengajarkan tentang bagaimana jemaat (perempuan) saat itu harus mengetahui dalam menempatkan diri dalam ibadah. Artinya, bagaimana setiap aturan ditaati dan dipatuhi agar tidak terjadi kesalahan. Dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat, ada aturan main yang harus diketahui seperti tata krama atau sopan santun yang harus dipatuhi bersama. Jika tidak, kita menjadi orang yang dianggap tidak mengetahui aturan dan tidak sopan.

Teman-teman, hendaklah menjadi teruna yang tahu menempatkan diri di mana pun kita berada. Bersikap sopan dalam bersikap diwujudkan kepada semua orang. Ada warisan nilai-nilai yang tidak boleh dilupakan oleh generasi sekarang dalam bersikap. Jadikan diri kita teruna yang memiliki kemampuan diri yang tinggi disertai dengan perilaku sopan. Inilah teruna-teruna masa kini yang memiliki kualitas pribadi di mana pun kita berada. Terimakasih untuk membaca renungan hari ini dan sampai jumpa pada renungan besok hari.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Bapa surgawi, aku mau menjadi teruna yang tahu menempatkan diri di mana pun aku berada.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon