KEKAYAAN BUKAN PENENTU KEHIDUPAN

30 Jan 2019

Yakobus 5 : 1-3

 

1 Jadi sekarang hai kamu orang-orang kaya, menangislah dan merataplah atas sengsara yang akan menimpa kamu! 2 Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu telah dimakan ngengat! 3 Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingmu seperti api. Kamu telah mengumpulkan harta pada hari-hari yang sedang berakhir.

 

Membaca teks Yakobus 5:1-3 janganlah membuat kita cepat menyimpulkan bahwa kekristenan itu anti kekayaan atau anti orang kaya. Namun, kekayaan berupa harta benda yang melimpah pada diri sendiri tidak pernah akan dapat menjadikan diri kita sebagai orang yang baik, orang yang hebat, orang yang sukses dan seterusnya.

 

Tuhan melalui Yakobus memberi nasehat kepada kita untuk tidak memberhalakan kekayaan dalam hidup kita. Memberhalakan kekayaan yang dimaksud ialah menganggap seolah-olah penentu bermaknanya hidup ini apabila kita memiliki banyak kekayaan. Karena dengan banyak kekayaan, seringkali banyak orang berpikir bahwa dirinya akan dihormati dan dihargai oleh sesama. Yakobus mau supaya kita tidak membenci kekayaan, melainkan hanya bergantung pada Allah yang adalah satu-satunya sumber berkat dalam hidup. Uang dan harta benda tentu saja dapat berbuat banyak, akan tetapi bukan segala-galanya karena semuanya berasal dari Allah.

 

Sobat Teruna, suatu kekayaan atau kepandaian menjadi berarti, bermakna dan bermanfaat apabila digunakan sebagai alat untuk membantu lancarnya kehidupan ini. Yang membuat hidup menjadi bermakna atau tidak, bukanlah tergantung pada banyak dan sedikitnya harta yang dimiliki. Akan tetapi, bagaimana hati dan pikiran kita memandang kekayaan itu sendiri sebagai berkat yang harus dibagikan dan dimanfaatkan secara benar sesuai kehendak Allah. Karena banyak teruna yang memperlihatkan cara hidup orang kaya hanya sekadar mau menunjukkan bahwa dirinya hebat atau gagah. Di samping itu ada juga teruna yang tidak sadar ingin berpenampilan bak orang kaya, sehingga membuat repot orangtuanya. Hari ini, mari sandarkan hidup bukan pada kekayaan tetapi hanya pada Allah Sang Sumber berkat dalam kehidupan.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Ampuni aku ya Allah yang sering mengarahkan hidup hanya pada harta benda. Karena itu, baharuilah hidupku agar hanya mengarahkan hati pada kehendak-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon