SYUKURI KEUNIKANMU

31 Jan 2019

Galatia 6 : 11-14

 

11 Lihatlah, bagaimana besarnya huruf-huruf yang kutulis kepadamu dengan tanganku sendiri. 12 Mereka yang secara lahiriah suka menonjolkan diri, merekalah yang berusaha memaksa kamu untuk bersunat, hanya dengan maksud, supaya mereka tidak dianiaya karena salib Kristus. 13 Sebab mereka yang menyunatkan dirinya pun, tidak memelihara hukum Taurat. Tetapi mereka menghendaki, supaya kamu menyunatkan diri, agar mereka dapat bermegah atas keadaanmu yang lahiriah.

 

Paulus menuliskan suratnya kepada orang-orang percaya di Galatia yang sedang dikacaukan oleh pemahaman bahwa keyahudian itu adalah sesuatu yang unik dan yang tidak bisa dihilangkan dari kekeristenan, bahkan menyempurnakan kekristenan. Pada titik ini orang-orang Yahudi pengikut Kristus bukan hanya bangga pada identitas keyahudiannya, melainkan juga mereka merendahkan pengikut-pengikut Kristus non-Yahudi. Karena itu, Paulus menulis dan menyatakan bahwa orang-orang pilihan Allah hanya dapat membanggakan kasih karunia Allah yang diungkapkan di dalam seorang Juruselamat yang tersalib, bukan karena keturunan atau lainnya yang bersifat fana.

 

Merasa bangga karena berasal dari keluarga tertentu, suku tertentu, gereja tertentu dan lainnya sebaiknya dilihat sebagai anugerah Allah. Sebab dengan kita melihat semua itu sebagai anugerah Allah, maka kita akan mensyukurinya dan dengan anugerah yang unik itu kita pun mau berbuat segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya.

 

Sobat, dalam hidup ini ada saja teruna yang memandang semua yang unik dalam dirinya sebagai sesuatu yang merugikan. Karena itu, ia sering membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain. Betapa orang lain itu lebih enak hidupnya, lebih terjamin masa depannya dan lebih-lebih yang lainnya. Teruna yang seperti ini telah memandang diri sendiri rendah dan membanggakan orang lain. Di sisi lain, ada teruna yang dengan keunikan pada dirinya merasa bangga. Seringkali pula teruna yang seperti ini merendahkan rekannya. Kedua teruna yang seperti itu sesungguhnya tidak bersyukur. Firman Tuhan saat ini mengajar kita bahwa kebanggaan kita tidak terletak pada segala sesuatu yang ada di dunia ini, melainkan pada Tuhan yang begitu mengasihi kita dengan menyelamatkan kita melalui Yesus Kristus yang tersalib. Karena itu, mari kita bermegah dalam Kristus.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Ajar aku bermegah hanya di dalam kehendak-Mu ya Kristus.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon