BUKAN SULAP

12 Feb 2019

Kisah Para Rasul 9 : 32-35

 

32 Pada waktu itu Petrus berjalan keliling, mengadakan kunjungan ke mana-mana. Dalam perjalanan itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus yang di Lida. 33 Di situ didapatinya seorang bernama Eneas, yang telah delapan tahun terbaring di tempat tidur karena lumpuh. 34 Kata Petrus kepadanya: “Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; bangunlah dan bereskanlah tempat tidurmu!” Seketika itu juga bangunlah orang itu. 35 Semua penduduk Lida dan Saron melihat dia, lalu mereka berbalik kepada Tuhan.

 

“Dibantu ya, sim salabim jadi apa, prok-prok-prok” ujar pak Tarno dalam setiap aksinya. Pak Tarno adalah seorang tukang sulap yang selalu menghibur banyak orang dengan aksi “sim salabim”nya. Di akhir aksi, semua orang yang hadir pasti akan bertepuk tangan.

 

Di Lida, Petrus menyembuhkan Eneas yang sudah terbaring lumpuh selama delapan tahun. Di Yope, ada seorang perempuan bernama Tabitha yang dibangkitkan dari kematian melalui Petrus. Petrus bukanlah tukang sulap yang sedang menjalankan aksinya. Karya Tuhan dinyatakan dalam diri Petrus, sehingga Petrus dimampukan melakukan mujizat itu. Dia berlutut dan berdoa kepada Tuhan saat melakukan pekerjaan Tuhan. Petrus memiliki iman yang membuatnya yakin bahwa kemuliaan Tuhan akan dinyatakan melalui peristiwa di Lida dan Yope.

 

Sobat Teruna, seringkali kita menganggap Kristus sebagai tukang sulap. Kita berdoa minta ini itu, lalu berharap Tuhan mengabulkan permintaan kita sesegera mungkin. Kalau bisa tepat sesuai keinginan. Sobat, mari untuk tidak menyetir Tuhan agar mengikuti apa yang kita mau. Allah lebih mengetahui apa yang kita butuhkan. Bukan sim salabim yang dapat mengabulkan doa kita. Iman kitalah yang membuat karya Tuhan dinyatakan dalam kita, supaya oleh-Nya nama Tuhan dimuliakan sampai ke ujung bumi.  

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan Yesus, ajarkan aku untuk berserah sepenuhnya pada kehendak-Mu. Jadikan aku pribadi yang sabar menanti jawab-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon