KISAH 3 REMAJA PEMBUAL

15 Feb 2019

Kisah Para Rasul 16 : 29-40

 

29 Kepala penjara itu menyuruh membawa suluh, lalu berlari masuk dan dengan gemetar tersungkurlah ia di depan Paulus dan Silas. 30 Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: “Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?” 31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” 32 Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. 33 Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur mereka. Seketika itu juga ia dan keluarganya memberi diri dibaptis. 34 Lalu ia membawa mereka ke rumahnya dan menghidangkan makanan kepada mereka. Dan ia sangat bergembira, bahwa ia dan seisi rumahnya telah menjadi percaya kepada Allah. 35 Setelah hari siang pembesar-pembesar kota menyuruh pejabat-pejabat kota pergi kepada kepala penjara dengan pesan: “Lepaskanlah kedua orang itu!” 36 Kepala penjara meneruskan pesan itu kepada Paulus, katanya: “Pembesar-pembesar kota telah menyuruh melepaskan kamu; jadi keluarlah kamu sekarang dan pergilah dengan selamat!” 37 Tetapi Paulus berkata kepada orang-orang itu: “Tanpa diadili mereka telah mendera kami, warganegara-warganegara Roma, di muka umum, lalu melemparkan kami ke dalam penjara. Sekarang mereka mau mengeluarkan kami dengan diam-diam? Tidak mungkin demikian! Biarlah mereka datang sendiri dan membawa kami ke luar.” 38 Pejabat-pejabat itu menyampaikan perkataan itu kepada pembesar-pembesar kota. Ketika mereka mendengar, bahwa Paulus dan Silas adalah orang Rum, maka takutlah mereka. 39 Mereka datang minta maaf lalu membawa kedua rasul itu ke luar dan memohon, supaya mereka meninggalkan kota itu. 40 Lalu mereka meninggalkan penjara itu dan pergi ke rumah Lidia; dan setelah bertemu dengan saudara-saudara di situ dan menghiburkan mereka, berangkatlah kedua rasul itu.

 

Rin, Nay dan Ray adalah 3 orang sahabat yang memiliki hobi yang sama. Suatu hari mereka bertiga sama-sama bangun kesiangan karena malam sebelumnya menonton midnight movie. Kebetulan pada hari itu mereka harus mengikuti ujian semester. Mereka bertiga kompak menyusun alasan bahwa angkot yang mereka tumpangi bannya bocor agar mereka bisa mengikuti ujian susulan. Sang guru berpikir sejenak dan akhirnya mengijinkan mereka mengikuti ujian susulan keesokan harinya. Esok hari mereka mengikuti ujian di ruangan yang berbeda-beda dan hanya terdiri dari 2 soal saja. Kedua soal tersebut harus dikerjakan berurutan. Soal pertama dapat dikerjakan dengan mudah, ketika tiba di soal yang kedua keringat dingin mengucur di dahi. Mereka harus menjawab pertanyaan terakhir yaitu “ban angkot sebelah manakah yang bocor kemarin?” Ujian selesai tapi mereka hanya mendapatkan nilai nol untuk hasil ujiannya.*

 

Sobat, iblis pasti tidak suka dengan pekerjaan Tuhan, makanya dengan segala cara dia akan berusaha menghambat kerja pelayanan tetapi rancangan Tuhan maha sempurna dari segala tipu muslihat iblis. Tuhan membelokkan iman kepala penjara Filipi sehingga dia beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. Dia dan seisi rumah memberi diri dibaptis. Tuhan tidak tinggal diam ketika kebenaran diputarbalikkan. Dia akan menyingkapkan kebenaran-Nya dan pada mereka yang memutarbalikkan kebenaran akan menerima konsekuensinya. Dia pasti akan menyingkapkan kebenaran-Nya dan membuat malu siapa pun yang memberikan kebohongan untuk menyembunyikan kebenaraan firman Allah. 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tuhan Yesus, aku bersyukur menjadi orang yang Kau pilih untuk mengetahui kebenaran firman-Mu. Jadikan aku setia pada kebenaran-Mu dan menjadi dampak positif bagi orang di sekelilingku.

 

*dari berbagai sumber

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon