AKU BERSINAR TERUS

18 Mar 2019

Keluaran 23 : 6-9

 

 6 Janganlah engkau memperkosa hak orang miskin di antaramu dalam perkaranya. 7 Haruslah kaujauhkan dirimu dari perkara dusta. Orang yang tidak bersalah dan orang yang benar tidak boleh kaubunuh, sebab Aku tidak akan membenarkan orang yang bersalah. 8 Suap janganlah kauterima, sebab suap membuat buta mata orang-orang yang melihat dan memutarbalikkan perkara orang-orang yang benar. 9 Orang asing janganlah kamu tekan, karena kamu sendiri telah mengenal keadaan jiwa orang asing, sebab kamu pun dahulu adalah orang asing di tanah Mesir.

 

 

Apakah yang terjadi jika anak-anak terang di dunia ini semakin berkurang? Mungkin akan ada banyak konflik atau orang akan hidup lebih individual dan tidak peduli dengan sekitarnya, atau akan ada kekacauan karena tidak ada kasih dan damai. Semua hidup dengan kebenaran versi diri sendiri.

 

Sobat Teruna, bacaan kita hari ini menyambung bacaan kemarin. Hidup berdampingan di perjalanan menuju tanah perjanjian memang perlu diatur. Tidak hanya tentang kualitas iman, namun juga praktik hidup bersama. Salah-satunya tentang memahami orang lain dan juga menyikapi kualitas hidup seseorang agar jangan sampai menjadi tidak benar di mata Allah karena melindungi sesamanya/keluarganya. Yang Allah inginkan bagi bangsa Israel adalah agar mereka dapat memerhatikan hak orang-orang miskin, namun juga tidak terlibat dalam kejahatan karena membenarkan apa yang salah. Bukan sekedar memiliki praktik hidup yang benar, bangsa Israel pun juga tetap memerhatikan kehidupan orang lain (asing) dengan tidak menekan mereka karena bangsa Israel pernah berada pada situasi yang sama sebelumnya.

 

Seruan Allah untuk memerhatikan hidup sesama ini tidak berhenti di bangsa Israel saja. Jika kita membaca atau mendengarkan berita, masih banyak pelanggaran yang dilakukan manusia terhadap kualitas hidupnya, seperti masih banyaknya orang terlantar, kasus korupsi semakin banyak terbuka, penindasan TKI, korban pemerkosaan yang dihukum cambuk, dan lain-lain. Hidup yang taat kepada firman Tuhan dan peraturan negara adalah dasar kualitas hidup manusia. Dunia bisa terang, negara bisa tersenyum asalkan anak-anak terang tetap ada malah bertambah dan bertambah terus jumlahnya. “Bersinar… bersinar… itulah kehendak Yesus! Bersinar… bersinar… aku bersinar terus!”

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Bapa yang baik, ampuni aku yang masih kurang serius menaati firman-Mu. Bantu aku untuk lebih bertanggung jawab dan setia pada komitmen untuk hidup benar di dalam-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon