BERTOBATLAH!


I Samuel 7 : 2-14

2 Sejak saat tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim berlalulah waktu yang cukup lama, yakni dua puluh tahun, dan seluruh kaum Israel mengeluh kepada Tuhan. 3 Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada Tuhan dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.” 4 Kemudian orang-orang Israel menjauhkan para Baal dan para Asytoret dan beribadah hanya kepada Tuhan. 5 Lalu berkatalah Samuel: “Kumpulkanlah segenap orang Israel ke Mizpa; maka aku akan berdoa untuk kamu kepada Tuhan.” 6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan Tuhan. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: “Kami telah berdosa kepada Tuhan.” Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa. 7 Ketika didengar orang Filistin, bahwa orang Israel telah berkumpul di Mizpa, majulah raja-raja kota orang Filistin mendatangi orang Israel. Serta didengar orang Israel demikian, maka ketakutanlah mereka terhadap orang Filistin. 8 Lalu kata orang Israel kepada Samuel: “Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada Tuhan, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu.” 9 Sesudah itu Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada Tuhan sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel berseru kepada Tuhan bagi orang Israel, maka Tuhan menjawab dia. 10 Sedang Samuel mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu Tuhan mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel. 11 Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar. 12 Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: “Sampai di sini Tuhan menolong kita.” 13 Demikianlah orang Filistin itu ditundukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan Tuhan melawan orang Filistin seumur hidup Samuel, 14 dan kota-kota yang diambil orang Filistin dari pada Israel, kembali pula kepada Israel, mulai dari Ekron sampai Gat; dan orang Israel merebut daerah sekitarnya dari tangan orang Filistin. Antara orang Israel dan orang Amori ada damai.

Phiko baru saja lulus SMA dan hendak mengikuti tes untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) impiannya. Di dalam hatinya, dia tidak yakin bisa masuk PTN tersebut karena merasa tidak mampu menghadapi ujiannya. Dia menyadari ketika di SMA, dia banyak melakukan kecurangan saat ujian dan menyesal telah melakukannya. Akan tetapi, karena nasihat dan dukungan orangtua, Phiko menjadi lebih rajin belajar hingga mengikuti bimbingan belajar. Dia juga memohon Tuhan membimbingnya dan membuka jalan agar dia bisa melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.


Pertobatan itu tindakan untuk kembali kepada jalan kebenaran menurut Tuhan. Pertobatan akan membawa perubahan lebih baik kepada orang tersebut, sama seperti yang dialami oleh Phiko. Bacaan Alkitab ini juga mengajarkan hal yang sama. Samuel memerintahkan orang Israel untuk bertobat dan menjauhi dewa-dewa dan hanya beribadah kepada Tuhan (ayat 3-4). Melalui Samuel, mereka juga memberikan persembahan yang terbaik kepada Tuhan. Karena pertobatan yang mereka lakukan, Tuhan memberikan keselamatan yang luar biasa kepada orang Israel. Mereka menang atas orang Filistin yang hendak menyerang mereka.


Jika kamu bertobat dan berubah, maka ada semangat hidup baru untuk melakukan hal yang benar. Bahkan melalui pertobatan, ada keselamatan sehingga kamu hidup dalam sukacita dan damai sejahtera. Ketika kamu berbuat yang benar di hadapan Tuhan, maka tangan Tuhan sendiri yang akan menolong dengan cara-Nya yang ajaib. Percayalah bahwa ketika bertobat, ada sukacita, karunia dan berkat baru untuk kamu sehingga berhasillah apa yang kamu kerjakan.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, ajarkan aku untuk bertekun melakukan kasih yang tulus seperti yang Engkau lakukan setiap hari.