SIAPAKAH YANG DITAKUTI MANUSIA?

7 Apr 2019

 

I Raja-raja 13 : 1-10

 

1 Sedang Yerobeam berdiri di atas mezbah itu sambil membakar korban, maka atas perintah Tuhan datanglah seorang abdi Allah dari Yehuda ke Betel. 2 Lalu atas perintah Tuhan berserulah orang itu terhadap mezbah itu, katanya: “Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah firman Tuhan: Bahwasanya seorang anak akan lahir pada keluarga Daud, Yosia namanya; ia akan menyembelih di atasmu imam-imam bukit pengorbanan yang membakar korban di atasmu, juga tulang-tulang manusia akan dibakar di atasmu.” 3 Pada waktu itu juga ia memberitahukan suatu tanda ajaib, katanya: “Inilah tanda ajaib, bahwa Tuhan telah berfirman: Bahwasanya mezbah itu akan pecah, sehingga tercurah abu yang di atasnya.” 4 Demi raja Yerobeam mendengar perkataan abdi Allah yang diserukannya terhadap mezbah di Betel itu, ia mengulurkan tangannya dari atas mezbah dan berkata: “Tangkaplah dia!” Tetapi tangan yang diulurkannya terhadap orang itu menjadi kejang, sehingga tidak dapat ditariknya kembali. 5 Mezbah itu pun pecahlah, sehingga abu yang di atasnya tercurah, sesuai dengan tanda ajaib yang diberitahukan abdi Allah itu atas perintah Tuhan. 6 Lalu berbicaralah raja dan berkata kepada abdi Allah itu: “Mohonkanlah belas kasihan Tuhan, Allahmu, dan berdoalah untukku, supaya tanganku dapat kembali.” Dan abdi Allah itu memohonkan belas kasihan Tuhan, maka tangan raja itu dapat kembali dan menjadi seperti semula. 7 Kemudian berbicaralah raja kepada abdi Allah itu: “Marilah bersama-sama dengan aku ke rumah, segarkan badanmu, sesudah itu aku hendak memberikan suatu hadiah kepadamu.” 8 Tetapi abdi Allah itu berkata kepada raja: “Sekalipun setengah dari istanamu kauberikan kepadaku, aku tidak mau singgah kepadamu; juga aku tidak mau makan roti atau minum air di tempat ini. 9 Sebab beginilah diperintahkan kepadaku atas firman Tuhan: Jangan makan roti atau minum air dan jangan kembali melalui jalan yang telah kautempuh itu.” 10 Lalu pergilah ia melalui jalan lain dan tidak kembali melalui jalan yang telah diambilnya untuk datang ke Betel.

 

 

Sobat Teruna, dalam usia muda, apakah kita memilih lebih takut Tuhan ketika diajak untuk melakukan hal yang tidak benar. Atau sebaliknya, masa muda adalah waktu untuk menikmati kesenangan, ingin mencoba semua hal yang dianggap menarik. Akibatnya, terkadang kita tidak punya filter untuk mempertimbangkan mana yang benar dan mana yang salah. Kita lebih takut kehilangan apa yang di dunia daripada takut kepada Tuhan.

 

Perikop ini dilatarbelakangi oleh Yerobeam yang takut kehilangan jabatannya. Ia lupa bahwa jabatan itu ia dapat dari Tuhan. Guna mempertahankan jabatan tersebut, ia membuat patung lembu emas di Betel dan di Dan. Umat tidak perlu ke Yerusalem lagi, mereka cukup datang di Dan atau Betel dan menyembah patung yang ada. Demi jabatan, ia rela melakukan hal yang tidak berkenan kepada Tuhan.

 

Ketika Yerobeam sedang membakar korban, ia diingatkan oleh seorang abdi Allah dari Yehuda bahwa akan datang seorang yang bernama Yosia, dari keturunan Daud. Ia akan menghancurkan semua peribadahan yang dilakukan Yerobeam. Ketika mendengar itu, Yerobeam marah dan ia mengulurkan tangannya kepada nabi tersebut dan pada saat itu juga tangannya mengalami kejang. Kemudian Yerobeam memohon kepada abdi Allah untuk memohon belas kasihan Tuhan agar tangannya pulih. Maka berdoalah si abdi Allah, dan Yerobeam pun sembuh. Sesudah itu, Yerobeam meminta abdi Allah tersebut untuk singgah dirumahnya namun karena takut kepada Tuhan, abdi Allah tersebut menolak dengan tegas sekalipun harta berlimpah ditawarkan Yerobeam.

 

Sobat Teruna, cerita Yerobeam adalah sebuah pelajaran bahwa menjadi anak Tuhan harus takut kepada Tuhan. Segala yang ada dalam hidup adalah anugrah Tuhan. Kita tidak perlu takut terhadap apa yang di cari dunia karena Tuhan menyediakan yang terbaik untuk anak-Nya.

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

 

Tolong kami Tuhan untuk selalu menjadi anak yang selalu takut kepada-Mu. Bimbinglah kami supaya selalu percaya pada rancangan-Mu.

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon