APA YANG ADA, SEMUA DARI ALLAH


I Raja-Raja 10 : 14-25

14 Adapun emas, yang dibawa kepada Salomo dalam satu tahun ialah seberat enam ratus enam puluh enam talenta, 15 belum terhitung yang didapat dari saudagar-saudagar dan dari pedagang-pedagang dan dari semua raja Arab dan bupati-bupati di negeri itu. 16 Raja Salomo membuat dua ratus perisai besar dari emas tempaan, enam ratus syikal emas dipakainya untuk setiap perisai besar; 17 ia membuat juga tiga ratus perisai kecil dari emas tempaan, tiga mina emas dipakainya untuk setiap perisai kecil; lalu raja menaruh semuanya itu di dalam gedung “Hutan Libanon”. 18 Juga raja membuat takhta besar dari gading, yang disalutnya dengan emas tua. 19 Takhta itu enam tingkatnya; pada takhta itu ada di sebelah belakang sebuah kepala bundar, dan pada kedua sisi tempat duduk ada kelek-kelek. Di samping kelek-kelek itu berdiri dua singa, 20 sedang dua belas singa berdiri di atas keenam tingkat itu sebelah-menyebelah; belum pernah diperbuat yang demikian bagi sesuatu kerajaan. 21 Segala perkakas minuman raja Salomo dari emas dan segala barang di gedung “Hutan Libanon” itu dari emas murni; tidak ada barang perak, sebab orang menganggap perak tidak berharga pada zaman Salomo. 22 Sebab di laut raja mempunyai kapal-kapal Tarsis bergabung dengan kapal-kapal Hiram; dan sekali tiga tahun kapal-kapal Tarsis itu datang membawa emas dan perak serta gading; juga kera dan burung merak. 23 Raja Salomo melebihi semua raja di bumi dalam hal kekayaan dan hikmat. 24 Seluruh bumi berikhtiar menghadap Salomo untuk menyaksikan hikmat yang telah ditaruh Allah di dalam hatinya. 25 Mereka datang masing-masing membawa persembahannya, yakni barang-barang perak dan barang-barang emas, pakaian, senjata, rempah-rempah, kuda dan bagal, dan begitulah tahun demi tahun.


“Orang bilang tanah kita tanah surge, tongkat kayu dan batu jadi tanaman”. Itulah sepenggal lagu Kolam Susu yang ditulis oleh Yon Koeswoyo. Lagu ini menjadi populer dibawakan oleh bandlawas “Koes Plus” yang mengibaratkan negeri ini sebagai “a pond of milk”, demikian ucapan seorang teman, sahabat, dan keluarga Koeswoyo, tentang betapa suburnya Indonesia.


Alkitab menceritakan kemuliaan, ketenaran dan kejayaan Salomo serta kemakmuran Israel. Bacaan kita pasal 10 menggambarkan kebesaran Salomo (Israel) yang membuat banyak bangsa menganggumi termasuk Ratu Syeba dari jazirah Arab. Ratu Syeba telah mengagumi karena Salomo bukan saja seorang raja yang dipenuhi kekayaan melainkan juga dipenuhi dengan hikmat Tuhan. Hal ini terungkap ketika Ratu Syeba mengujinya dalam berbagai pertanyaan-pertanyaan. Pada akhirnya ratu ini memuji Tuhan, bahwa hikmat Salomo dan segala yang ada padanya datang dari Tuhan. Salomo tidak dapat memiliki segala sesuatu tanpa Tuhan Allah. Banyak bangsa yang datang membawa berbagai kekayaan tambang alam kepada Raja Salomo. Ini semua karena kehebatan Allah yang disembah bukan semata-mata karena reputasi Salomo.


Sobat Teruna, cerita Salomo memberi pesan, nasihat sekaligus peringatan bahwa segala sesuatu yang ada, baik yang bersifat melekat pada diri seperti hikmat, akal budi, atau berapa materi, itu semua adalah pemberian Allah untuk membuat kita sejahtera dan mengusahakan kesejahteraan bagi orang lain, bagi dunia, bumi dan segala isinya. Baiklah kita tidak melupakan begitu saja kasih karunia Tuhan melainkan menggunakannya untuk kemuliaan Tuhan. dan kita bisa melakukannya dengan baik dan benar. Dan mari menghormati Tuhan dengan menjadikan Dia prioritas utama dalam hidup kita.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya, Allah ajarku untuk tidak sombong atas segala yang kumiliki, karena semua ini adalah milik-Mu.