SIAPA PUN DAPAT ALLAH PAKAI

 

Ester 2 : 15-18

15 Ketika Ester -- anak Abihail, yakni saudara ayah Mordekhai yang mengangkat Ester sebagai anak -- mendapat giliran untuk masuk menghadap raja, maka ia tidak menghendaki sesuatu apa pun selain dari pada yang dianjurkan oleh Hegai, sida-sida raja, penjaga para perempuan. Maka Ester dapat menimbulkan kasih sayang pada semua orang yang melihat dia. 16 Demikianlah Ester dibawa masuk menghadap raja Ahasyweros ke dalam istananya pada bulan yang kesepuluh -- yakni bulan Tebet -- pada tahun yang ketujuh dalam pemerintahan baginda. 17 Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti. 18 Kemudian diadakanlah oleh baginda suatu perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya, yakni perjamuan karena Ester, dan baginda menitahkan kebebasan pajak bagi daerah-daerah serta mengaruniakan anugerah, sebagaimana layak bagi raja.

 

 

The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing (Edmund Burke). Ungkapan ini bermakna ketika orang baik tidak berbuat apa-apa di saat itulah iblis (orang jahat) merayakan kemenangannya.

 

Sobat Teruna, seringkali kita memilih diam ketika bangsa ini dikotori dengan rupa-rupa kebohongan dan sikap intoleran. Ungkapan Burke ini seperti lecutan bagi kita bahwa di mana pun kita ditempatkan oleh Allah, maka keterpanggilan untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan adalah suatu keharusan.

 

Keterpanggilan itulah yang dijalani oleh Ester, seorang perempuan Yahudi yang diangkat anak oleh sepupunya Mordekhai. Ketika umat Allah sedang menghadapi tekanan dan ancaman untuk dimusnahkan, Ester mengikuti pemilihan calon pengganti Ratu Vasti. Sikap Ester yang bersahaja dan rendah hati mendapat simpati Hegai, petugas istana, sehingga secara khusus Ester mendapat bantuan dalam mempersiapkan diri saat menghadap raja. Ester dapat merebut hati raja dan raja mengangkatnya menjadi ratu. Kegembiraan raja membuatnya membebaskan pajak satu kali untuk masa tertentu kepada rakyatnya.

 

Cerita Ester memberi dorongan sekaligus penghiburan bagi umatnya, bahwa Allah dapat memenuhi recana-Nya tanpa menghiraukan dunia dan dosa. Allah menunjukkan hatinya akan kasih yang tetap kepada manusia dan bumi dengan cara pemeliharaan-Nya yang bijaksana dan penuh belas kasih. Dengan memandang akan kasih karunia Allah, kita dapat memercayakan hidup kita kepada Dia dan terus maju meraih masa depan yang Tuhan sediakan sambil berkiprah sesuai dengan rencana-Nya, menghadirkan karya keselamatan-Nya bagi dunia.

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Allah yangberkuasa, ajarku untuk tidak pernah membedakan orang. Sebab Engkau dapat memakai siapa pun sebagai alat-Mu.

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon