BANGUN KEBERSAMAAN DALAM TUHAN


I Raja-raja 22 : 1-4

1 Tiga tahun lamanya orang tinggal aman dengan tidak ada perang antara Aram dan Israel. 2 Pada tahun yang ketiga pergilah Yosafat, raja Yehuda, kepada raja Israel. 3 Berkatalah raja Israel kepada pegawai-pegawainya: “Tahukah kamu, bahwa Ramot-Gilead sebenarnya milik kita? Tetapi kita tinggal diam saja dan tidak merebutnya dari tangan raja negeri Aram.” 4 Lalu katanya kepada Yosafat: “Maukah engkau pergi bersama-sama aku untuk memerangi Ramot-Gilead?” Jawab Yosafat kepada raja Israel: “Kita sama-sama, aku dan engkau, rakyatku dan rakyatmu, kudaku dan kudamu.”


Marthin Luther King berkata: “Setiap orang harus memutuskan apakah ia akan berjalan di dalam terangnya kebersamaan yang kreatif atau dalam gelap dan hancurnya keegoisan.” Pernyataan ini berangkat dari sebuah kesadaran bahwa kebersamaan harus dijunjung tinggi. Karena kebersamaan akan melahirkan kekuatan dan keberanian bahkan kemampuan yang ketika seorang diri tidak mampu terlihat.


Hal inilah yang dapat terlihat di dalam kebersamaan antara Ahab dan Yosafat. Ahab mengalami pergumulan ketidakberaniannya untuk merebut daerah Ramot-Gilead dari bangsa Aram. Daerah ini sebenarnya milik bangsa Israel sesuai perjanjian ketika Israel bisa mengalahkan Aram. Namun, sudah 3 tahun Israel menikmati kedamaian tanpa penjajahan Aram; tetap Raja Aram tidak memenuhi perjanjian untuk mengembalikan daerah tersebut. Ahab tidak berani mengambil tindakan apa pun, karena berpikir bahwa Aram lebih besar dan kuat. Tetapi, ketika Yosafat raja Yehuda datang mengunjungi Ahab dan kemudian Ahab menceritakan pergumulannya. MakaYosafat segera merespons dengan mengatakan, "Kita sama- sama, aku dan engkau, rakyatku dan rakyatmu, kudaku dan kudamu." Jawaban dari Ahab menunjukkan bahwa kebersamaan itu penting. Dukungan raja Yehuda membuat kepercayaan diri Ahab langsung bangkit dan Ahab langsung menyusun rencana untuk menyerang negeri Aram.


Sobat Teruna, kebersamaan merupakan hal yang harus dijaga oleh orang percaya, karena di tengah kebersamaan maka setiap orang akan mengalami kekuatan untuk bangkit. Namun, di sisi lain kita harus ingat bahwa membangun kebersamaan memang penting, tetapi ingatlah untuk selalu membangun kebersamaan yang sesuai dengan kehendak Tuhan. Yosafat setuju membangun kebersamaan dengan Ahab karena baginya raja Aram sudah melakukan tindakan yang mengingkari janji. Ayo sobat Teruna, selamat membangun kebersamaan di dalam kehendak-Nya.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Membangun kebersamaan adalah hal penting ya Allah, tetapi ajar kami membangunnya di dalam kehendak-Mu.