PIKIRKAN DAN LAKUKANLAH KEBAJIKAN


Filipi 4 : 1 - 9

1 Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih! 2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. 3 Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan. 4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.


Ada sebuah kisah tentang seorang perempuan muda bernama Joyce Torrefranca dari Mindanau, Philipina. Suatu saat ia melihat seorang anak laki-laki kecil yang sedang mengerjakan pekerjaan rumahnya di luar restoran McDonald’s. Perempuan muda itu memotretnya. Kemudian ia berpikir adalah baik untuk memasang fotonya di media sosial. Kemudian orang-orang mulai mengirimkan sumbangan untuk membantu anak laki-laki itu. Anak laki-laki itu bahkan telah menerima beasiswa dan dukungan politisi Philipina. Tidak disangka, dari sebuah tindakan kebajikan yang nampak sederhana mampu mengggerakkan banyak orang untuk terlibat melakukan sesuatu yang membuat seorang anak kemudian mengalami berkat yang membuatnya beroleh damai sejahtera. Tentu saja, dengan kesempatan belajar baginya, ke depan ia dapat membangun hidupnya dan lingkungannya. Tidak ada tindakan kebajikan yang akan menjadi sia-sia.


Sobat Teruna, Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa jika kita mau mengalami keadaan damai sejahtera itu ada di antara kita, maka mulai dan teruslah memelihara pikiran yang baik dan benar. Setelah itu berjuanglah untuk dapat mewujudkan itu melalui tindakan-tindakan kebajikan. Hal itu akan menjadi nyata jika dimulai dengan perjuangan lewat ketekunan dalam doa. Selain itu merenungkan firman Tuhan akan selalu mengarahkan kita pada jalan kebajikan. Pastinya milikilah hati yang penuh kasih untuk peka menolong sesama yang membutuhkan. Karena itu, ingat dan percayalah bahwa kita akan menyadari bahwa tidak ada yang sia-sia dalam melakukan pekerjaan Tuhan melalui perilaku yang penuh kebajikan. Allah sumber damai sejahtera akan selalu menyertai.


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, arahkan pikiran dan tindakanku untuk selalu menghadirkan kebajikan agar damai serjahtera-Mu selalu menyertai kami.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon