BERBAGI BERKAT MENGHADIRKAN SYALOM


Filipi 4 : 18 - 20

18 Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah. 19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. 20 Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.


Bai Fang Li, seorang tukang becak asal Tianji telah membuat banyak orang terinspirasi dan kagum. Ia tinggal disebuah gubuk reot di daerah kumuh. Setiap hari ia mengantarkan pelanggannya dengan imbalan uang sekedarnya. Sebagian besar penghasilannya disumbangkan kepada Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni, termasuk pendidikan sekitar 300 anak. “Tidak apa-apa saya menderita, yang penting anak-anak itu mendapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Saya bahagia melakukan semua ini”. Hampir 20 tahun dia menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan itu. Ia meninggal dalam kemiskinan pada usia 93 tahun. Namun dia telah menjadi berkat bagi masa depan anak-anak yatim piatu itu.


Sobat Teruna, dari penjara di Roma, Paulus menuliskan suratnya dalam luapan sukacita dan berterima kasih kepada jemaat di Filipi atas pemberian kasih yang diberikan kepadanya. Dalam kekurangannya, jemaat Filipi masih mau berbagi untuk menunjang pelayanan pewartaan Injil yang dilakukan Paulus. Apa yang mereka lakukan telah menjadi kesaksian tentang Injil yang membawa damai sejahtera.


Berbagi berkat itu ternyata luar biasa indahnya. Orang lain mengalami damai sejahtera karena sobat teruna mau berbagi kasih. Tidak harus menunggu memiliki banyak uang atau harta benda. Tidak harus menunggu menjadi pengusaha atau pimpinan perusahaan. Sejak sekarang, kita bisa mulai mengasah kepekaan berbagi agar orang lain dapat diringankan bebannya dan beroleh sejahtera. Dengan bertindak demikian, sesungguhnya kita telah mewartakan Injil (berita sukacita) tentang Tuhan Yesus yang mengasihi dan membawa damai sejahtera. Dari uang saku yang adapun, kita bisa menyisihkannya untuk berbagi kasih. Sudahkah kita telah memberi makna besar dalam hidup ini kepada sesama?


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, beri aku kebijaksanaan dalam mengelola uang yang aku miliki, sehingga aku juga bisa berbagi kasih Tuhan kepada yang membutuhkan, agar Injil damai sejahtera-Mu menjadi nyata melalui pelayananku.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon