ALLAH MENCIPTAKAN PERBEDAAN

15 Jun 2019

 

Kolose 1 : 3-8

3 Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, 4 karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 5 oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil, 6 yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya. 7 Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia. 8 Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh.

 

Suatu hari, Satya, anggota teruna di desa Kota Garo, Kampar-Riau, pulang dari sekolah dengan perasaan kesal. Dia merasa diperlakukan tidak adil oleh bu guru yang menyindir perbedaan agama Satya dengan teman yang lain. Satya protes dan marah pada ayahnya, “Pak, kenapa kita tidak pergi saja dari tempat ini. Bosan aku jadi orang Kristen dihina terus.” Ayah menasehati, “Nak, pengikut Tuhan Yesus harus bersyukur. Kita punya rumah, bapak bisa bekerja dan kalian bisa sekolah. Kamu lahir di tempat ini, kamu adalah penduduk di sini, di daerah ini, di negara ini. Kamu memiliki hak yang sama dengan yang lain, meskipun berbeda agama. Kalau kita pindah, alasan apa yang akan kamu berikan pada orang lain?” Satya menjawab, “Bosan, capek dihina, nggak berkembang. Entahlah pak!” Ayah melanjutkan, “Satya, jika itu alasannya, mereka menilaimu tidak kuat iman dalam Kristus, bukan? Tantangan selalu ada, nak.” Satya terdiam.

 

Sobat Teruna, tantangan iman juga dihadapi oleh jemaat Kristen di kota Kolose. Mereka “berbeda” dengan yang lain. Bukan dalam hal gaya pakaian, rambut, budaya atau bahasa di antara orang Yahudi, Yunani atau Romawi, lho! Rasul Paulus memuji mereka dalam suratnya, “Mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu kepada semua orang kudus...” Oh! Rupanya mereka terkenal oleh karena teguh, tahan uji dan penuh kasih, meskipun dibenci karena dianggap berbeda. Keren ya! Ayo Sobat Teruna! Kita buat bangga Tuhan Yang Maha Esa. Dia menciptakan perbedaan. Maka, jangan minder sebagai pengikut Kristus. Milikilah keteguhan dan kasih yang tidak palsu. Tuhan tidak perlu dipamerkan, tetapi kasih-Nya kita tunjukkan dengan maksimal. Semangat!

 

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Bapa, mampukan aku untuk berkarya, tetapi nama-Mu yang dipuji orang.

 

 

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon