APAKAH ALLAH ADA DALAM DIRIKU?


2 KORINTUS 13 : 1-5

1 Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah. 2 Kepada mereka, yang di masa yang lampau berbuat dosa, dan kepada semua orang lain, telah kukatakan terlebih dahulu dan aku akan mengatakannya sekali lagi -- sekarang pada waktu aku berjauhan dengan kamu tepat seperti pada waktu kedatanganku kedua kalinya -- bahwa aku tidak akan menyayangkan mereka pada waktu aku datang lagi. 3 Karena kamu ingin suatu bukti, bahwa Kristus berkata-kata dengan perantaraan aku, dan Ia tidak lemah terhadap kamu, melainkan berkuasa di tengah-tengah kamu. 4 Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah. 5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Biasanya, buah yang ranum itu akan memiliki bukti atau tanda yang menandakan bahwa ia sudah matang dan siap disantap. Apa saja bukti atau tandanya? Pertama, warna kulit buahnya akan lebih terang atau tua. Lalu, muncul harum buah yang khas, tekstur kulit buah yang semakin lembut, tidak keras, dll. Melalui tanda atau bukti-bukti diatas, kita akan mengambil keputusan bahwa buah mangga ini, atau buah pepaya itu masih mentah atau masak.


Sobat Teruna, Rasul Paulus mengirim surat yang panjang untuk jemaat di Korintus. Namun, perikop bacaan kita hari ini adalah tentang nasihat-nasihat Paulus, khususnya bagi jemaat yang masih hidup di dalam dosa. Paulus sudah mengingatkan mereka dua kali, dan menegaskan bahwa Allah itu Mahakuat. Manusia adalah mahluk lemah. Namun, jika kita hidup di dalam Allah, dan Kristus ada di dalam diri kita, maka kita akan menjadi kuat dan tahan uji. Masa’ sih Paulus harus menegur sampai tiga kali?


Sobat Teruna, apa tanda anak Tuhan yang mengasihi dan memiliki Allah di dalam hatinya? Mari beri tanda centang!

[ ] Aku selalu rindu bersekutu

[ ] Aku tidak mudah terpancing emosi

[ ] Aku susah menyerah

[ ] Aku tidak mudah curiga dengan kebaikan orang lain

[ ] Aku mampu menahan bibir, tidak marah atau memaki

[ ] Aku tidak membongkar kejelekan seseorang pada orang lain

[ ] Aku tetap berkarya meskipun dalam tekanan

[ ] Aku melakukan perbuatan baik demi kemuliaan nama Tuhan

[ ] Aku malu jika orang terlalu banyak memujiku

[ ] Aku senang jika diajak sobat Teruna untuk latihan di gereja

Selamat melatih diri dan bertumbuh dalam iman ya sobat!


Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, semoga bukti atau tanda kasihku kepada-Mu semakin baik.