HUKUMAN TUHAN ITU ADIL


Ulangan 1 : 34-40

34 “Ketika Tuhan mendengar gerutumu itu, Ia menjadi murka dan bersumpah: 35 Tidak seorang pun dari orang-orang ini, angkatan yang jahat ini, akan melihat negeri yang baik, yang dengan sumpah Kujanjikan untuk memberikannya kepada nenek moyangmu, 36 kecuali Kaleb bin Yefune. Dialah yang akan melihat negeri itu dan kepadanya dan kepada anak-anaknya akan Kuberikan negeri yang diinjaknya itu, karena dengan sepenuh hati ia mengikuti Tuhan. 37 Juga kepadaku Tuhan murka oleh karena kamu, dan Ia berfirman: Juga engkau tidak akan masuk ke sana. 38 Yosua bin Nun, pelayanmu, dialah yang akan masuk ke sana. Berilah kepadanya semangat, sebab dialah yang akan memimpin orang Israel sampai mereka memiliki negeri itu. 39 Dan anak-anakmu yang kecil, yang kamu katakan akan menjadi rampasan, dan anak-anakmu yang sekarang ini yang belum mengetahui tentang yang baik dan yang jahat, merekalah yang akan masuk ke sana dan kepada merekalah Aku akan memberikannya, dan merekalah yang akan memilikinya. 40 Tetapi kamu ini, baliklah, berangkatlah ke padang gurun, ke arah Laut Teberau.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Simbol yang ada di lembaga pengadilan adalah seorang gadis dengan mata tertutup dan kedua tangannya memegang sesuatu yaitu sebelah kiri memegang timbangan dan sebelah kanan memegang pedang. Simbol tersebut memberi makna bahwa hukum harus diberlakukan secara adil. Hukum harus berlaku kepada siapa saja tanpa pandang status. Keadilan juga berlaku untuk siapa saja. Dengan mata tertutup melambangkan bahwa keadilan itu tidak melihat siapa orang tersebut apakah seorang pejabat atau orang biasa. Pedang adalah simbol untuk menghukum semua orang yang bersalah secara adil dan benar.


Allah sebagaimana digambarkan dalam Alkitab adalah Allah yang adil. Ia akan berlakukan hukum-Nya secara adil dan tidak pandang siapa orang tersebut. Hal ini yang tergambar dalam bacaan hari ini. Allah menghukum semua orang yang jahat (orang tersebut adalah umat Israel yang notabene adalah umat Allah juga). Allah tidak berkenan kepada mereka dan mereka juga tidak dapat masuk dalam tanah perjanjian. Allah berkenan kepada orang yang setia. Yosua diperkenankan Tuhan untuk masuk ke tanah perjanjian.


Sobat Teruna, hidup adalah sebuah perjuangan dimana kita juga sering diperhadapkan dengan segala sesuatu yang menggoda kita. Masa remaja adalah sebuah tantangan buat kita semua. Ingat Tuhan tidak pandang siapa saja. Kalau kita tidak berjalan seperti yang dikehendaki-Nya, kita juga akan mendapat hukuman dari Dia. Tetapi jika kita setia, kitapun akan diberkati.



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, sesungguhnya Engkau adalah Allah yang adil. Mampukan aku untuk hidup sesuai dengan kehendak-Mu sehingga aku juga mendapatkan keadilan-Mu.