TUHAN ADALAH ALLAH YANG ADIL


Yeremia 33 : 14-18

14 “Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan, bahwa Aku akan menepati janji yang telah Kukatakan kepada kaum Israel dan kaum Yehuda. 15 Pada waktu itu dan pada masa itu Aku akan menumbuhkan Tunas keadilan bagi Daud. Ia akan melaksanakan keadilan dan kebenaran di negeri. 16 Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: Tuhan keadilan kita! 17 Sebab beginilah firman Tuhan: Keturunan Daud tidak akan terputus duduk di atas takhta kerajaan kaum Israel! 18 Dan keturunan imam-imam orang Lewi tidak akan terputus mempersembahkan korban bakaran di hadapan-Ku dan membakar korban sajian dan mengorbankan korban sembelihan sepanjang masa.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Dalam sebuah pengadilan ketika seorang hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa, tentunya berdasarkan bukti-bukti yang menguatkan. Bukti-bukti itu antara lain; ada saksi, ada barang bukti dan lain sebagainya. Seorang hakim dalam menjatuhkan vonis hukuman kepada seseorang juga mempertimbangkan hal-hal seperti; apakah terdakwa selama proses pengadilan berlaku sopan, tidak berbeli-belit (sungguh kooperatif), apakah belum pernah dihukum dan lain sebagainya. Pada saat itu sang Hakim harus memutuskan vonis dengan seadil-adilnya.


Bangsa Israel adalah umat Allah, tetapi yang namanya kejahatan, Allah tidak pernah berkompromi. Israel adalah umat Allah tetapi tidak mendapat hak istimewa. Ketika Israel salah atau berdosa maka Allah pun menghukumnya. Keadilan Allah bukan hanya itu saja, tetapi keadilan-Nya juga diwujudkan melalui janji-Nya kepada umat Israel yang tidak pernah berkurang. Israel memang dihukum Allah melalui pembuangan, tetapi janji kepada umat Israel tidak pernah dilupakan. Janji Allah tentang keturunan Daud yang tidak pernah batal. Yeremia sebagai nabi Allah menyampaikan perwujudan janji Allah bahwa keturunan Daud tidak akan pernah punah. Yeremia menubuatkan janji Allah bahwa keturunan Daud yang adil akan memerintah umat-Nya dan kaum Lewi akan tetap mendapat perkenanan Tuhan dalam melayani di Bait Allah.


Sobat Teruna, Allah juga tidak pernah mengingkari janji-Nya kepada kita; karena kita adalah bagian dari umat-Nya. Kita sebagai teruna dipercayakan Allah untuk mewujudkan segala firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Allah telah menebus kita melalui Yesus Kristus, saat kita mengakui dan percaya Yesus Kristus adalah perwujudan keadilan Allah. Kasih Allah adalah bentuk keadilan Allah. Allah mengasihi orang yang bertobat, tetapi Allah akan menghukum setiap umat-Nya yang melakukan kesalahan. Itulah keadilan Allah.



Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Allah yang adil, aku bersyukur karena kasih-Mu adalah bentuk dari keadilan-Mu.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon