BERKAT BAGI YANG SETIA


Ayub 7: 11-21

20 Ketahuilah, Allah tidak menolak orang yang saleh,dan Ia tidak memegang tangan orang yang berbuat jahat. 21 Ia masih akan membuat mulutmu tertawadan bibirmu bersorak-sorak. 22 Pembencimu akan terselubung dengan malu,dan kemah orang fasik akan tidak ada lagi.”

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Menjalani kehidupan sebagai orang yang saleh dan takut akan TUHAN, lalu kemudian ditimpakan dengan berbagai penderitaan, bisa saja membuat Ayub berhenti dengan kesalehannya dan meninggalkan TUHAN. Namun hal itu tidak dilakukan olehnya. Kehadiran para sahabat, tidak hanya turut berdukacita atas kemalangan yang menimpa Ayub, tetapi juga memberi topangan agar Ayub mampu menanggung pergumulannya yang berat itu.


Salah satunya yang disampaikan oleh Bildad bahwa Allah tidak menolak orang saleh, dan Ia tidak memegang tangan orang yang berbuat jahat. Bildad melanjutkan ucapannya dengan berkata, “Ia masih akan membuat mulutmu tertawa dan bibirmu bersorak-sorak.” Perkataan ini mengandung nasihat positif yang sesungguhnya dapat menguatkan Ayub. Ayub mengetahui dengan pasti bahwa kehidupan yang dia jalani adalah kehidupan dalam takut akan TUHAN. Maka Ayub sudah seharusnya meyakini bahwa Allah ada di pihaknya, meskipun keadaan di depan mata adalah penuh dengan derita. Ayub juga dinasihati untuk percaya bahwa untuk orang yang saleh, Allah akan membuat mulut mereka tertawa dan bibir mereka bersorak-sorak.


Bagaimana dengan kehidupan kita, sobat Teruna? Ketika kita dijumpakan dengan berbagai penderitaan, apakah kita berhenti melakukan kehendak TUHAN? Menyalahkan TUHAN? Atau kita percaya bahwa di balik derita itu, akan ada sukacita yang Allah beri? Sabarlah menanggung bebanmu. Allah setia dan adil. Orang benar yang saleh hidupnya akan selalu menikmati kebaikan kasih Allah.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ajar aku ya Tuhan, untuk menjalani kehidupan yang takut akan Engkau. Bahkan dalam keadaan penuh derita sekalipun, tolonglah aku untuk tetap setia kepada-Mu.