MENGENDALIKAN DIRI


Galatia 5: 16-21

16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. 17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. 18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat. 19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, 21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Matematika dianggap sebagai pelajaran yang sulit bagi kebanyakan para siswa. Tidak sedikit pula banyak siswa yang bahkan membencinya karena tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Pada akhirnya, mereka yang menguasai Matematika dianggap anak yang pintar. Nadia termasuk anak yang pintar karena nilai Matematika-nya berkisar antara 8 dan 9. Belum lagi di mata pelajaran lainnya, Nadia mendapat nilai di atas 7. Tidak heran jika ada teman-teman yang iri atau tidak suka dengan prestasi ini. Rasa iri tersebut membuat beberapa teman tidak mampu mengendalikan rasa benci kepada Nadia. Padahal sebenarnya kepintaran Nadia hanya karena Nadia anak yang tekun. Ia rajin mengulang pelajaran sehingga paham dan ia tertib menggunakan waktu belajarnya.


Sobat Teruna, bolehkah kita memiliki rasa iri hati kepada orang lain? Bergunakah rasa iri hati itu? Bisakah kita mengendalikan diri terhadap rasa iri hati? Rasa iri hati yang dimiliki tidak pernah membuat kita maju (Galatia 5:19). Tuhan sendiri pun tidak berkenan dengan iri hati. Ketidakmampuan mengendalikan rasa iri hati hanya bisa membawa kita ke arah yang lebih buruk lagi. Iri hati hanya membuat kita terpaku di tempat yang sama. Iri hati hanya membuat kita fokus pada kebencian kepada orang yang membuat kita iri, tetapi kita lupa bahwa jika kita juga tekun belajar; maka kita juga bisa mendapat nilai yang baik. Kita lupa giat belajar yang kita lakukan dapat membuat kita mempunyai prestasi yang sama dengan Nadia.


Ayo sobat Teruna, mari berjuang untuk selalu belajar mengendalikan diri. Jangan berhenti berjuang untuk menjadi yang lebih baik lagi. Teruna Kristen adalah teruna yang mampu mengendalikan dirinya dan bersedia membangun kearah yang lebih baik.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, berilah aku kemampuan untuk mengendalikan diriku.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon