HIDUP DALAM KEKUDUSAN


1 Petrus 1: 13-20

13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus. 14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, 15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. 17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. 20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi -- karena kamu -- Ia baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

Setiap hari Senin, Candra mengikuti upacara bendera di sekolahnya. Biasanya upacara bendera berlangsung sekitar 45 menit sampai 1 jam. Namun saat upacara bendera pagi ini, Candra merasa tidak enak badan. Kepalanya pusing, wajahnya pucat, keringat dingin keluar dari tubuhnya dan pandangannya menjadi kabur. Beberapa menit kemudian, Candra jatuh pingsan dan dibawa ke UKS oleh petugas upacara. Di UKS Candra diberikan minuman hangat dan roti sebagai penambah tenaga serta diminta beristirahat sejenak. Penyebab Candra pingsan ternyata minuman bersoda yang dibeli di kantin dan diminumnya, padahal ia diberikan bekal roti dan susu dari rumah. Jika saja Candra mengisi perutnya dengan susu dan roti terlebih dahulu maka ia tidak akan jatuh pingsan saat upacara tadi.


Sobat Teruna, kita semua diberikan kemampuan untuk memilih mana yang baik dan yang tidak baik. Semakin dewasa, pilihan-pilihan tersebut akan semakin banyak ragamnya. Termasuk Candra yang seharusnya bisa mengonsumsi yang sehat daripada yang tidak sehat.


Hari ini kita diingatkan oleh firman-Nya bahwa menjaga kekudusan tubuh itu penting. Menjaga kekudusan tubuh tidak hanya bicara tentang menggunakan tubuh untuk melakukan kehendak Tuhan. Tetapi menjaga tubuh dengan cara yang benar adalah bagian dari menjaga kekudusan tubuh. Tubuh kita harus diisi dengan makanan minuman yang menguatkan karena tubuh kita adalah Bait Allah yang suci. Kita wajib memelihara Bait Allah ini dengan baik dan terhormat (ayat 16) karena Tuhan kita adalah Tuhan yang Kudus. Kita wajib merawat tubuh dengan baik sebagai wujud nyata kita menjaga kekudusan tubuh. Dengan menjaga kekudusan maka hidup kita menjadi menyenangkan dan membawa berkat bagi sesama.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini menjadi berkat dalam kehidupan Sobat Teruna :

Bapa Sorgawi, terangilah akal budiku dengan Roh Kudus-MU agar aku selalu dapat memilih yang terbaik dan hidup dengan menjaga kekudusan.

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon