IMAN YANG TERUJI

 

Yakobus 5 : 7 - 8

7 Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi. 8 Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

Sobat Teruna, ada orang yang berkata bahwa menunggu itu adalah pekerjaan yang membosankan. Saat kita menunggu perasaan kita pun bisa gelisah, mau melakukan ini salah, membuat itu salah. Akhirnya kalau sudah begitu biasanya orang mencari jalan pintas, karena tidak sabar menunggu.

 

Sebenarnya sikap menunggu yang tidak mau bersabar itu tidak baik. Sebab hal itu bisa menimbulkan banyak kesulitan. Contohnya: saat di jalan, orang tidak sabar menunggu kendaraan yang ada di depannya, lalu menyalipnya. Apa yang akan terjadi ? Macet! Nah, bayangkanlah kalau jalanan sudah macet. Kita pasti bisa tambah jenuh dan stress.

 

Sobat Teruna, orang-orang Kristen di masa Rasul Yakobus ketika menulis suratnya ini sedang menunggu datangnya Tuhan. Sudah lama mereka menunggu tetapi Tuhan tidak datang-datang juga. Padahal penderitaan mereka semakin berat. Mereka mengalami penindasan dan penganiayaan karena imannya kepada Tuhan Yesus Kristus. Alhasil mereka jadi gelisah bahkan kehilangan harapan. Mereka hidup seenaknya tanpa kendali. Karena itu Rasul Yakobus menasihati mereka agar belajar bersabar seperti petani.

 

Lalu bagaimana dengan sikap dan tindakan kita selama hidup dalam masa penantian ini? Apakah masa bodoh dengan semua nasihat firman Tuhan dan lebih menikmati kepuasan hidup sendiri? Hal itu tidak boleh kita lakukan! Walaupun dalam menanti Tuhan selalu ada tantangan dan kesulitan yang dihadapi, kita harus tetap sabar seperti seorang petani.

 

Sobat Teruna, marilah kita mengisi hidup ini dengan hal-hal yang positif dan berguna serta membangun iman. Jangan kita sia-siakan hidup ini. Ingatlah bahwa hidup dalam dunia ini hanya sementara saja. Tunjukkanlah kebaikan hati kita kepada semua orang, sebab Tuhan sudah dekat.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, karuniakanlah kepadaku hati yang sabar untuk menanti penggenapan janji-Mu.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon