HIDUP YANG PURA-PURA

 

Amsal 13 : 7 - 10

7 Ada orang yang berlagak kaya, tetapi tidak mempunyai apa-apa, ada pula yang berpura-pura miskin, tetapi hartanya banyak. 8 Kekayaan adalah tebusan nyawa seseorang, tetapi orang miskin tidak akan mendengar ancaman. 9 Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam. 10 Keangkuhan hanya menimbulkan pertengkaran, tetapi mereka yang mendengarkan nasihat mempunyai hikmat.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

Sobat Teruna, pernah diberitakan ada seorang pengemis yang memiliki uang tabungan di bank sebanyak 1 milyar. Ia juga mempunyai rumah seharga ratusan juta dan tanah. Lalu ada yang berkomentar, “Makanya hati-hati kalau memberikan uang kepada seorang pengemis. Jangan dikira mereka itu adalah orang yang benar-benar membutuhkan pertolongan, karena ternyata ada pengemis yang hidupnya kaya raya.

 

Sobat Teruna, penulis kitab Amsal mengatakan bahwa ada orang kaya yang pura-pura miskin dan ada pula orang miskin tapi berlagak kaya. Bahaya dari sikap berpura-pura miskin adalah tidak mau menolong orang lain. Sebaliknya, bahaya dari sikap ingin dikasihani atau ditolong orang adalah mempunyai tujuan menumpuk kekayaan. Orang yang miskin tetapi berlagak kaya akan cenderung tidak mau berusaha, pemalas dan bisa menghalalkan segala cara hanya supaya dirinya terlihat seperti orang yang berduit. Orang seperti ini bisa sampai melakukan pencurian. Kedua sikap ini sama jahatnya, bila orang kaya dan orang miskin tidak menempatkan diri pada posisi yang sebenarnya. Orang kaya seharusnya menjadi orang yang rendah hati, sederhana dan mau menolong yang lemah. Orang miskin seharusnya menjadi orang yang berusaha, punya semangat bekerja dan mau menabung untuk masa depan.

 

Sobat Teruna, hidup ini bukan sekedar untuk meningkatkan status sosial atau mengejar popularitas, melainkan memperdalam rasa syukur kepada Tuhan, serta berkarya demi kemuliaan nama Tuhan. Perhatikan ayat 10, agar kita selalu mengingat bahwa kualitas hidup yang baik sebagai anak-anak Tuhan adalah ketika kita mau membuka hati dan telinga untuk mendengar nasihat-nasihat firman Tuhan karena di situlah letak sumber hidup yang benar. Dengan demikian hidup ini berkenan bagi Tuhan.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Yesus, tolong mampukanlah aku untuk hidup jujur dan jauhkanlah hidup yang penuh dengan kepura-puraan.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon