HARI TUHAN


Yoel 2 : 1 - 11

1 Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat; 2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang. 3 Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. 4 Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari. 5 Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung; seperti geletiknya nyala api yang memakan habis jerami; seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang. 6 Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi. 7 Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya; 8 mereka tidak berdesak-desakan, mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus. 9 Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat ke dalam rumah-rumah, mereka masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri. 10 Di depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. 11 Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


“Wow dahsyat!” Kata-kata ini sering kita baca dan dengar. Banyak iklan yang memakai kata “dashyat”. Misalnya iklan rumah: “Wow dahsyat, rumah bagus dan murah di Pedurungan, Semarang.” Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dahsyat artinya mengerikan, menakutkan, hebat, amat sangat.


Ungkapan nabi Yoel, “…sangat dahsyat hari TUHAN!” (ayat 11) mengandung arti bahwa hari Tuhan adalah hari yang hebat, mengerikan dan menakutkan bagi umat Israel. Karena itu adalah hari Tuhan memberikan penghakiman. Bagi yang bertobat akan mengalami keselamatan, tetapi yang tidak mau bertobat, akan binasa. Oleh karena ngerinya hari itu, Yoel menyuruh umat Israel untuk segera bertobat. Pertobatan tidak boleh ditunda-tunda karena Tuhan sudah mengawali hukumannya lewat tulah belalang. Tulah itu diberikan karena Tuhan mau supaya umat yang bersalah, sadar dan bertobat.Jika tidak bertobat, maka Israel akan binasa pada hari Tuhan yang dashyat itu.


Sobat Teruna, dalam hidup ini, kita juga sering mendapat hukuman karena kesalahan sendiri. Misalnya, ketika tidak mengerjakan tugas pekerjaan rumah (PR), guru akan marah dan menghukum kita. Hukuman itu adalah bentuk kasih sayang guru untuk mendidik kita agar menjadi murid yang patuh dan rajin. Kita diajar untuk tidak memelihara sifat membangkang dan malas. Lalu diberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita. Tuhan pun demikian. Ia tidak menghendaki kita berperilaku melawan perintah-Nya. Karena kasih-Nya, kita diberi peringatan untuk bertobat. Kita pun seharusnya segera menyadari dan memanfaatkan kesempatan itu sebelum semuanya terlambat dan tidak ada waktu lagi untuk bertobat. Ingatlah Firman Tuhan hari ini, “Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?”

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Oh Bapaku, terima kasih untuk kasih sayang-Mu yang selalu mendidik hidupku. Tolong aku untuk memperbaiki kesalahan-kesalahanku terhadap orangtua, saudara, guru maupun teman-temanku.