FIRMAN TUHAN ADALAH KEBENARAN YANG KEKAL


2 Petrus 1 : 16 - 19

16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. 17 Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." 18 Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus. 19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Beberapa waktu yang lalu di media sosial maupun aplikasi chatsering beredar berita-berita bohong atau lebih dikenal dengan istilah hoax. Begitu mudahnya orang-orang membagikan berita bohong tersebut tanpa diteliti terlebih dahulu kebenarannya. Bahkan ironisnya tidak sedikit pula yang menganggap berita hoax tersebut adalah sebuah kebenaran yang tidak boleh dibantah. Hal ini tentu saja memprihatinkan di tengah mulai menggeliatnya teknologi informasi.


Ada sebuah ungkapan mengatakan bahwa kebohongan yang diulang-ulang dapat menjadi kebenaran bagi yang mempercayainya. Sebuah ungkapan yang miris dan menyedihkan, tapi memang inilah yang terjadi di bangsa kita sekarang ini. Saat ini kita berada di kondisi darurat berita hoax yang menyebar di seluruh sendi-sendi bangsa dan dengan mudahnya tersebar melalui media sosial di handphone masing-masing.


Sebagai teruna bagaimana kita menyikapi kondisi ini? Tentu saja hal terpenting yang dibutuhkan adalah melandasi dasar kehidupan kita dengan kebenaran yang kekal. Di dalam bahan bacaan Alkitab hari ini, rasul Petrus menyampaikan bahwa firman Tuhan merupakan kebenaran yang kekal sehingga bisa menjadi pegangan kita setiap saat. Tidak peduli jaman terus berganti, tidak peduli kondisi masyarakat terus berubah namun kebenaran firman Tuhan ini kekal adanya. Di tengah kondisi bangsa seperti ini, sudah semestinya kita memperlengkapi diri dengan firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab tiap saat teduh dan Ibadah. Minta hikmat dari Tuhan untuk membedakan mana yang benar dan yang salah. Saatnya tunjukkan jika teruna Kristen itu beda karena senantiasa diperlengkapi Tuhan dengan hikmat dan kebijaksanaan. Jadilah teladan di mana pun kita berada, baik di sekolah, masyarakat, lingkungan gereja maupun dalam bersosial media di dunia maya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, berikan aku hikmat untuk senantiasa menjadi pembawa kebenaran dan kasih-Mu.