BAJU BERSIH


1 Korintus 6: 9b - 11

9b Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, pezina, laki-laki yang bersetubuh dengan sesama jenisnya, pasangan orang yang berbuat demikian, 10 pencuri, orang tamak, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 11 Beberapa orang di antara kamu memang demikian dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Sesuatu yang kotor dan telah dicuci akan terlihat bersih. Misalnya baju yang telah terkena noda akan terlihat bersih setelah dicuci. Proses cuci juga kita alami dalam hidup kita. Kita sudah dibersihkan melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. Paulus mengatakan kepada jemaat di Korintus yang dahulu bukan pengikut Kristus dan hidup dalam dosa. Ketika menjadi Kristen, mereka sudah dibersihkan dari dosa kehidupan mereka dahulu (ayat 9-10). Ya, sudah dibersihkan, disucikan dan dibenarkan. Proses pembersihan atau penyucian itu harusnya membuat jemaat tidak lagi melakukan yang kotor seperti menyembah berhala, berzinah dan lain sebagainya. Hidup bersih dan suci bukanlah hal mudah di tengah kota Korintus yang mayoritas rakyatnya masih melakukan praktek kehidupan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Paulus menegaskan kepada jemaat saat itu agar mereka mengingat bahwa diri mereka sudah bersih karena Kristus.


Sobat Teruna, firman Allah tersebut juga berlaku untuk kita saat ini. Ketika kita percaya kepada Allah melalui Yesus sudah membuat kita yang kotor menjadi bersih, selayaknya kita mempersembahkan hidup bersih, yaitu hidup yang berpadanan dengan kehendak Allah. Hidup sesuai dengan firman Allah saat ini juga tidaklah mudah. Tantangan kekinian sering kita hadapi seperti individualis, perbedaan ideologi yang saling memecah, teknologi yang semakin maju membuat para remaja ‘menyembah gadget’, dan lainnya.


Sobat, kita sudah dibersihkan, bahkan sudah menggunakan “baju bersih.” Mari tunjukkan bahwa kita adalah teruna yang bersih. Bertindaklah bersih dengan melakukan keadilan, jujur, melakukan kasih, dan tentunya semua yang menjadi kehendak Allah serta mendatangkan damai sejahtera di tengah kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuntun aku Tuhan untuk selalu menjadi teruna yang sesuai dengan kehendak-Mu sebagai ungkapan syukurku yang telah Engkau bersihkan.