CARILAH TUHAN


Zefanya 2 : 1 - 3

1 Bersemangatlah dan berkumpullah, hai bangsa yang acuh tak acuh, 2 sebelum kamu dihalau seperti sekam yang tertiup, sebelum datang ke atasmu murka Tuhan yang bernyala-nyala itu, sebelum datang ke atasmu hari kemurkaan Tuhan. 3 Carilah Tuhan, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan Tuhan.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Sobat Teruna, ada sebuah kisah menarik tentang seorang anak bernama Andre Kuik. Sejak usia empat hari, Andre sudah ditinggalkan ibu kandungnya di Rumah Sakit. Pada usia empat bulan lebih, Andre diadopsi oleh warga Belanda dan tinggal bersama mereka di Negeri Kincir Angin. Waktu dewasa, Andre rindu bertemu orang tua kandungnya. Ia mulai menelusuri sejarah hidupnya dengan bantuan orang tua dan saudara-saudara angkatnya. Setelah ketiga kalinya ke Indonesia, akhirnya Andre bertemu dengan ibu kandung, kakak dan adiknya. Pertemuan yang sungguh mengharukan antara anak dan ibu setelah 40 tahun terpisah. Satu hal yang membuat peristiwa perjumpaan ini terjadi, yaitu “MENCARI.” Andre mencari tahu, dan terus mencari tanpa putus asa dengan berbagai cara dan bantuan orang lain, sehingga dia mendapat hasil sesuai kerinduannya.


“Mencari” adalah salah satu seruan yang disampaikan Zefanya kepada umat sesuai dengan perintah Tuhan. Yang pertama, Zefanya menyerukan untuk “bersemangat dan berkumpullah.” Seruan ini memberikan motivasi bagi umat Tuhan agar membangun persekutuan dengan semangat, sekali pun banyak yang acuh tak acuh lagi. Kedua, Zefanya menyerukan dan mengingatkan bahwa penghukuman TUHAN akan turun bila tidak kembali pada jalan TUHAN. Murka TUHAN akan turun seperti sekam yang ditiup angin. Ketiga, seruan Zefanya adalah sebelum murka TUHAN bernyala-nyala turun atas umat TUHAN, maka CARILAH TUHAN!


Sobat Teruna, mari kita bersemangat mencari Tuhan dan giat bersekutu, khususnya dalam IHM PT. Mulailah dengan pencarian itu dengan hati yang rindu, maka akan berbuahkan hasil yang baik. Kemudian ikutilah pedoman firman TUHAN, belajar untuk selalu berlaku adil dan hidup dengan rendah hati, agar “kamu terlindung pada hari kemurkaan TUHAN”, kata Nabi Zefanya.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Roh Kudus, bimbing aku untuk terus setia hidup di dalam Engkau Tuhan.