TUHAN TEMPAT PERLINDUNGAN SEUMUR HIDUPKU


Mazmur 71 : 1 - 11

1 Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. 2 Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku! 3 Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku. 4 Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam. 5 Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH. 6 Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji. 7 Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat. 8 Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari. 9 Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis. 10 Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku, orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama 11 dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia, kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!"

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Panti Jompo/Panti Werdha (bhs Bali) adalah wisma dengan berbagai fasilitas yangn diperuntukkan bagi lanjut usia (lansia). Retirement home atau old people’s home atau old age home demikian sebutan di Negara Barat. Namun masih banyak orang beranggapan Panti Jompo adalah wadah “buangan” lansia karena lansia dianggap merepotkan keluarga. Hal ini membuat kaum lansia ketika mendengar panti jompo maka dengan lirihnya memohon, “Jangan buang mama dan papa ke panti ya?” Keluhan ini mengingatkan kita akan lirihnya seruan pemazmur, “Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.” (ay. 9).


Sobat Teruna, doa penguatan dan pendampingan bagi kaum lanjut usia yang sobat berikan kepada mereka adalah mulia dan indah. Ketika kita berikan perhatian bagi opa-oma, kakek-nenek, ompung doli-ompung boru dan Persekutuan Kaum Lanjut Usia (PKLU), maka mereka akan bersuka cita dan mensyukuri serta memuliakan Tuhan. Dengan doa pemazmur ini, kaum lanjut usia dan teruna belajar bahwa Tuhanlah pemberi kekuatan sejak dari kandungan ibu, masa muda hingga tua dan Tuhanlah segala-galanya. Ketika menggantungkan pengharapan semata kepada Tuhan, maka kaum lanjut usia menjadi tanda ajaib dengan Tuhan Sang Pelindung yang kokoh dan selalu memuliakan-Nya (ay. 7, 8). Sekalipun masih tetap ada sikap meremehkan kaum lansia dan menganggap Tuhan membiarkan dan tidak peduli kepada mereka.


Hai sobat Teruna, belajarlah dari pemazmur bahwa Tuhan disembah mulai dari masa muda hingga akhir hayat. Bahkan pemazmur percaya semenjak kandungan ibu, topangan kasih dan tangan Tuhan sudah berlaku hingga masa tua dan Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Tuhan Yesus sudah menjadi Sahabat Agung kita sejak lahir hingga kini.

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Ya Tuhan, ajarkanlah aku untuk mengisi hari-hari dengan pekerjaan yang membangun hidup damai dan karya bagi sesama hingga hari tua nanti.