ALLAH YANG WOW


Yesaya 12 : 1 - 3

1 Pada waktu itu engkau akan berkata: ”Aku mau bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murka-Mu telah surut dan Engkau menghibur aku. 2 Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab Tuhan Allah itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.” 3 Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia


Setelah dewasa saya baru bisa berkata betapa orang tua saya wow. Sewaktu di SMP, ayah mendidik saya dengan sangat keras. Pernah suatu kali ayah memukul saya karena nilai saya turun. Ayah bertambah marah karena menemukan secarik kertas yang diberikan oleh teman laki-laki di kelas saya. Saya berkata dalam hati: “Ayah jahat.” Seiring berjalannya waktu, saya kemudian mengerti. Ternyata di balik pola didikan yang keras itu, ayah ingin anaknya tidak gagal menuntut ilmu, tetapi berhasil dalam hidup.


Sobat Teruna, dalam bacaan hari ini, umat Israel ingin bersaksi melalui nyanyian syukur tentang kebaikan Tuhan. Umat hendak berkata: “Ternyata Allah kami adalah Allah yang dahsyat, yang wow” (ay.4b). Meskipun dalam perjalanan, Allah juga pernah murka menghukum umat karena kesalahan yang dilakukan (ay.1b), namun Dia tetap mengasihi dan mengampuni. Allah bukan pribadi yang penuh dendam. Bahkan Allah berkenan memulihkan umat-Nya yang bersedia bertobat. Umat percaya dengan tidak gemetar, sebab Allah itu adalah kekuatan dan keselamatan (ay.2).


Sobat Teruna, mungkin pengalaman hidup kita tidak selalu seperti yang diinginkan. Ada kalanya kita harus menerima teguran keras dari ayah bunda karena lupa waktu dengan game online atau enggan membantu mengerjakan tugas di rumah. Jangan lekas-lekas memvonis bahwa kita tidak disayang orangtua dan Tuhan. Semua hal dapat Allah pakai untuk mendatangkan kebaikan bagi anak-anak-Nya. Allah telah merancangkan masa depan yang indah melalui pengawasan orang tua kita. Suatu waktu kita akan melihat dan memuji Tuhan atas kebaikan-Nya. Bahkan kita akan berkata “Allahku adalah Allah yang wow.” “Ayah Bunda yang dulu sering marah-marah adalah juga orang tua yang wow.”

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan Allah, mohon bimbinglahaku untuk mengerti kehendak-Mu dan tetap mau percaya bahwa dalam tangan-Mu ada kepastian masa depanku.