BERANTAS TUNTAS KEBURUKAN DALAM DIRI

 

Yesaya 13 : 14 - 16

14 Seperti kijang yang dikejar-kejar dan seperti domba yang tidak digembalakan, demikianlah mereka akan berpaling, masing-masing kepada bangsanya, dan melarikan diri, masing-masing ke negerinya. 15 Setiap orang yang didapati akan ditikam, dan setiap orang yang tertangkap akan rebah mati oleh pedang. 16 Bayi-bayi mereka akan diremukkan di depan mata mereka, rumah-rumah mereka akan dirampoki,dan isteri-isteri mereka akan ditiduri.

 

Alkitab Terjemahan Baru © 1974, Indonesian Bible Society – Lembaga Alkitab Indonesia

 

 

Sering kita mendengar di dunia kesehatan adanya organisme parasit yang bisa menyerang tubuh manusia. Parasit yang tumbuh itu harus segera dibasmi secepatnya agar tidak berkembang dan menimbulkan penyakit berbahaya dalam tubuh. Sama seperti parasit yang bisa merugikan, dalam diri setiap kita pun ada sifat buruk yang bisa sangat merugikan jika tidak dihilangkan.

 

Dalam renungan kemarin, Nabi Yesaya bernubuat tentang kehancuran bangsa-bangsa yang jatuh dalam kesombongan. Yesaya mengandaikan bahwa kejahatan harus dibuang tuntas sampai ke akar-akarnya. Artinya, penghancuran bangsa-bangsa tidak hanya berlaku bagi para pemimpinnya atau raja atau pembesar kerajaan saja, melainkan sampai ke lingkup keluarga-keluarga dari rakyatnya (ay.15-16). Tujuannya supaya kejahatan yang sama tidak akan berkembang lagi seperti parasit yang merugikan.

 

Hal tersebut sebagaimana ilustrasi berikutini. Seorang Kakek melihat biji pohon beringin jatuh di halaman. Biji itu dibawa oleh burung yang melintasi rumahnya. Tiap hari sang kakek senang melihat biji pohon beringin yang mulai tumbuh itu. Sang kakek rajin menyiraminya. Suatu kali dia meninggalkan rumahnya untuk beberapa lama. Alangkah terkejutnya sang kakek saat pulang, dia melihat biji itu telah bertumbuh menjadi pohon beringin yang besar. Akarnya mendorong bahkan merusak dasar rumahnya.

 

Demikian juga dengan sifat buruk yang dibiarkan. Pengandaian yang dipaparkan nabi Yesaya dalam bacaan, hendak mengajak kita untuk tidak menolerir setiap sikap dan sifat buruk yang ada dalam diri kita. Kita harus membabat habis segala sifat buruk yang bisa menghancurkan dan merugikan diri sendiri jika dipelihara. Karena itu kita harus bersedia mencabut dan membuang segala tabiat buruk dan menggantinya dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik yang menyenangkan hati Tuhan Yesus.

 

Berdoalah agar firman Tuhan hari ini bisa berakar, tumbuh dan berbuah dalam kehidupan Sobat Teruna :

Tuhan, tolong mampukanlah aku untuk membuang semua sifat buruk dalam diriku agar tidak menghambat berkat Tuhan bagi masa depanku.

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

© Dewan Persekutuan Teruna
Hit Counter :
  • Black Instagram Icon
  • Black YouTube Icon